Premium Mau Ditarik dari Pasaran, Ini Tahapannya

Dirjen Migas, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja.
Sumber :
  • Moh Nadlir / VIVA.co.id
VIVA.co.id
img_title Strategi Menteri Arcandra Targetkan PLTP 7.000 MW
- Pemerintah berencana menarik peredaran bahan bakar minyak (BBM) Jenis Ron 88 atau premium dari pasaran. Penghapusan ini merupakan rekomendasi dari tim reformasi tata kelola minyak dan gas (migas).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Wapres: Elektrifikasi RI Terendah di ASEAN
Direktur Jenderal Migas dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, IGN Wiratmaja Puja, mengatakan pemerintah memiliki road map atau peta jalan tersendiri, yang menjadi patokan penghapusan premium dari pasaran. 

img_title 2024, Blok Masela Siap Produksi?
"Kita ada road map-nya kan, jadi nanti disesuaikan dengan program revitalisasi kilang," kata Wirat di kantor Kementerian ESDM, Selasa 9 Agustus 2016. 

Menurut Wirat, perlu waktu untuk menghapus secara total premium dari pasaran. Salah satu pertimbangannya adalah pengembangan fasilitas produksi kilang untuk kadar oktan yang lebih tinggi supaya memenuhi kebutuhan. 

"Revitalisasi kilang kan butuh waktu. Road map-nya 2025, secara bertahap ya," kata Wirat. 


Ia menyatakan, waktu untuk melakukan revitalisasi kilang-kilang yang sudah cukup tua tersebut dan pengembangan kilang baru membutuhkan proses yang lama.

Sementara itu, Wirat pun mengaku belum melaporkan hal ini kepada Menteri ESDM yang baru, Arcandra Tahar. 

"Belum (Penghapusan premium) dilaporkan, kan beliau masih baru, belum bisa semua dilaporkan, step by step," lanjut Wirat.



ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(ren)

Petugas PT PLN (Persero) melakukan pemeriksaan rutin di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Taman Jeranjang. Lombok, NTB.

PMA Tak Merata Akibat Kurang Listrik

Selama ini, hanya terkonsentrasi di pulau Jawa.

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut