Jangan Cuma Andalkan Merek, Waralaba Perlu Perhatikan Ini

Pameran usaha franchise atau waralaba
Sumber :

VIVA.co.id – Pengembangan bisnis dengan sistem kemitraan waralaba atau franchise perlu menyesuaikan perkembangan teknologi dengan mengikuti tren digital yang sudah mengubah kebiasaan konsumen.

img_title Terbitkan Patriot Bonds, Danantara Gandeng Pengusaha Danai Pembangunan

Menurut Pengamat Bisnis Waralaba Tri Raharjo, tren digitalisasi sudah mengubah kebiasaan konsumen yang saat ini cenderung melakukan pembelian secara online. Untuk memaksimalkan kondisi ini, pengusaha yang memiliki waralaba bermerek harus jeli melihat hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena popularitas merek di internet berbanding lurus dengan kondisi ril di dunia offline akan eksistensi dan popularitas brand tersebut di mata konsumen dan penguasaan market," kata dia dikutip dari keterangan tertulisnya, Selasa, 23 Agustus 2016.

img_title Jokowi Bakal Ajak Pengusaha Lokal untuk Berbisnis di IKN

Tri menambahkan, dalam survei Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 dalam Kategori Bisnis Franchise, Lisensi dan Kemitraan menggambarkan kondisi nyata terhadap market. Brand dengan tingkat popularitas tertinggi di internet juga dapat menguasai market di Indonesia.

"Realita ini menarik untuk kita cermati, jika brand kita ingin menjadi market leader di industrinya, maka digital marketing mutlak dilakukan, sebab tren konsumen sudah mengarah pada dunia digital," tuturnya.

img_title Dukung APBN Lewat Pajak, Pengusaha Pribumi Ini Terima Penghargaan

Tri yang juga merupakan Chairman TRAS N CO telah bekerja sama dengan IM Focus melakukan survei Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 pada kategori bisnis franchise, lisensi dan kemitraan. 

Dalam risetnya, ada beberapa merek franchise yang menurutnya telah berhasil menerapkan digital marketing dengan sukses.

“Bagi franchise buyer, digital popular brand index ini jadi sebuah referensi awal untuk memilih bisnis franchise," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merek-merek tersebut di antaranya Alfamart, JNE, Martha Titaar Salon Day Spa, Carvil, Shop & Drive, Quick Chicken, Arfa Barbershop, Diva Karaoke, Robotics Education Centre, Rocket Chicken, Depo Air Minum Biru.

Sabana Fried Chicken, Bebek Jumbo, Moz5, Tiki, Kiddy Cuts, Bakmi Naga Resto, Era, Miracle, Voltras Agent Network, Snapy, Gian Pizza, Auto Bridal, Esl Express, dan Apotek Kimia Farma.

Presiden Prabowo Subianto

Kebijakan Pro-UMKM Prabowo Dinilai Strategis Perkuat Ekonomi Lokal

Kebijakan pemerintah yang mewajibkan perusahaan besar dan asing untuk membina UMKM wujud nyata keberpihakan negara kepada pengusaha pribumi.

img_title
VIVA.co.id
20 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut