IPMI Trend Show 2017 Usung Fesyen 1986
- Viva.co.id/Linda Hasibuan
VIVA.co.id – Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) kembali menghadirkan acara tahunannya, IPMI Trend Show 2017. Sejak berdiri pada tahun 1986, ini merupakan kali ke-30 IPMI dengan konsisten memaparkan proyeksi tren tahun berikutnya.
Untuk menyatakan kecintaan para desainer yang berpartisipasi dalam IPMI Trend Show 2017, tema yang diusung Love. IPMI Trend Show 2017 akan berlangsung pada tanggal 8-11 November 2016 di The Hall Senayan City.
Atas dukungan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), acara ini akan dibuka dengan parade Made in Indonesia, di mana desainer-desainer ternama Indonesia akan memperlihatkan karyanya dalam satu panggung.
Parade ini sekaligus untuk menginisiasikan gerakan kesadaran masyarakat mode Indonesia oleh para perancang, pemakai dan penikmat mode lokal untuk mematenkan produk mode yang didesain di dalam negeri. Nantinya, label Made in Indonesia akan diberikan secara cuma-cuma sebagai symbol of quality kepada desainer lokal.
"Menyambut perayaan ke-30 IPMI, kami kembali menggelar IPMI Trend Show 2017, dengan tema Love bersama Bekraf. Tidak hanya itu, kami juga akan menghadirkan talk show, pop up store, pameran foto dan mempersembahkan mode kilas balik ke tahun 1986 di saat IPMI pertama kali mengadakan Trend Show," ujar Tri Handoko, Ketua Penyelenggara IPMI Trend Show 2017 di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 23 Agustus 2016.
Tidak hanya itu, IPMI Tren Show 2017 juga akan menghadirkan konsep presentasi White Cube, yang minimalis seperti tahun-tahun sebelumnya dan dilengkapi dengan mini runway. Konsep White Cube ditujukan untuk desainer memerlihatkan hasil karyanya sesuai dengan kreativitas masing-masing, sedangkan mini runway ditargetkan bagi mereka yang ingin menunjukkan karyanya dengan format konvesional.
Beberapa anggota IPMI yang akan ikut serta, seperti Ghea Panggabean, Barli Asmara, Carmanita, Danny Satriadi, Denny Wirawan, Sebastian Gunawan, Mel Ahyar, Yogie Pratama, Hian Tjen, Tri Handoko, Sutanto Danuwidjaja Tuti Cholid, Widhi Budimulia dan Yongki Budisutisna.
(mus)