Cubeacon Buatan Anak Bangsa Sudah Menarik Perhatian Dunia
- ist.
"Kami terpilih mewakili kategori Private Sector. Total ada enam kategori, tiap kategori ada tiga peserta. Di kategori kami, Cubeacon bersaing dengan peserta dari Singapura dan Thailand," ujar Girly Saputri, Global Business Partner Cubeacon.
Girly merasa yakin pihaknya bisa mencetak prestasi di ajang ini karena saat presentasi, tim Cubeacon melihat mayoritas juri menyetujui dampak besar dari perangkat keras sekaligus aplikasi yang mereka kembangkan.
Sebelum dikirim ke AICTA 2016 pekan ini, Cubeacon bergaung ketika mengharumkan nama Indonesia saat jadi runner up kategori telekomunikasi pada Asia Pasific ICT Award (Apicta) 2015 di Colombo, Sri Lanka. Dan makin bergaung saat didapuk juara pertama Indigo Apprentice Awards 2015 PT Telkom dengan menyisihkan sekitar 1.000 peserta. Bahkan, mereka akhirnya memperoleh suntikan modal dari BUMN telekomunikasi itu.
General Manajer Divisi Digital Service PT Telkom, Arif Mustain, Arif Mustain, menjelaskan perusahaannya mendukung sekaligus menggandeng Cubeacon seiring visi perusahaan menjadi The King of Digital.
"Kami mencari produk untuk mendukung bisnis kami, Cubeacon ini produk yang sesuai karena melengkapi bisnis big data Telkom. Juga bisa dikolaborasi layanan yang sudah ada pada kami, terutama yang terkait Internet of Things," katanya.