Intiland Targetkan Raup Pendapatan Hingga Rp2,5 Triliun

Proyek Intiland
Sumber :
  • www.skyscrapercity.com

VIVA.co.id – PT Intiland Development Tbk menargetkan bisa meraup pendapatan pra-penjualan sepanjang tahun 2016 dari proyek-proyek yang tengah dikembangkan pada tahun ini mencapai Rp2,5 triliun.

img_title Intraco Penta Catat Pendapatan Usaha Rp476 Miliar pada Semester I-2025

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi PT Intiland Development Tbk Archied Noto Pradono mengungkapkan, sampai dengan pertengahan tahun ini, emiten berkode DILD itu mengaku telah meraup pendapatan pra-penjualan mencapai Rp1 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Marketing sales kami harapkan bisa naik 20 persen. Kami ada target Rp2,5 triliun. Pada Juni sudah masuk Rp1 triliun," jelas Archied saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin, 5 September 2016.

img_title Pendapatan Chandra Asri Pacfic Melonjak 237,7 Persen Semester I-2025 Gegara Hal Ini

Ia menjelaskan, apabila dilihat dari segmentasi pengembangannya, proyek-proyek kawasan perumahan yang saat ini tengah dikerjakan perusahaan masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan yang diperoleh.

"Residensial itu hampir 87 persen. Dari residensial, ada lagi yang high rise dan low rise. High rise yang sekarang lebih majority di kami," katanya.

img_title Semester I-2025, TBS Energi Catat Pendapatan Senilai US$172,2 Juta

Demi mengejar target pendapatan, PT Intiland Development akan meluncurkan dua proyek baru di kawasan Jakarta dan Surabaya. Kedua proyek baru itu, ditambah proyek yang saat ini dikerjakan, diharapkan mendorong target yang dipatok perusahaan.

"Kami akan fokus dengan existing project. Tahun ini kami ada dua project baru," ungkapnya.
 

Merdeka Gold Resources.

Buka Akses Lebih Luas ke Investor Global, EMAS Perpotensi Masuk GDX

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dinilai memiliki peluang kuat untuk masuk dalam jajaran konstituen VanEck Gold Miners ETF (GDX). Seiring dengan beberapa hal ini.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut