Tanah Semakin Mahal, Harga Rumah Jauh Dari Jangkauan

Ilustrasi rumah
Sumber :
  • www.kemenpera.go.id

VIVA.co.id – Ketersediaan lahan masih menjadi masalah yang dihadapi oleh pengembang perumahan. Hal itu, karena harga lahan yang tidak terkendali, sehingga imbasnya, harga rumah subsidi pun menjadi sulit untuk terjangkau. 

img_title Wamen PKP Fahri Hamzah Soroti Tanah Jadi Biang Kerok Harga Rumah Mahal

"Masalahnya, harga tanah ini semakin hari makin mahal dan tidak terkendali, bahkan dalam satu tahun harganya bisa naik 100 persen, bahkan 200 persen, itu gampang sekali," Kata Direktur PT Sri Pertiwi Sejati (SPS) Group, Asmat Yamin di Jakarta, Rabu 7 September 2016. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menegaskan, hal inilah yang patut diwaspadai, karena tanah itu merupakan komponen utama dalam pembangunan rumah. Artinya, jika terus naik, harga rumah tidak lagi terjangkau.

img_title BRI Info Lelang Beri 6 Rekomendasi Rumah Murah di Jabodetabek

"Kenaikannya ini yang enggak kira-kira. Harga tanah sekarang saja bisa Rp15 juta per meter persegi," ungkap Asmat.

Seperti diketahui, pemerintah melalui program sejuta rumah memberikan bantuan pembiayaan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan/FLPP). Namun, lokasi tanah untuk menjalankan program FLPP pun, jauh dari kegiatan pekerja yang tergolong Masyarakat Berpenghasilan Rendah/MBR. (asp)

img_title Viral Rumah Mpok Siti Dijual Murah Rp1 Juta, Ternyata Ini Alasannya!
Perang Ukraina vs Rusia.

Warisan Uni Soviet Jadi Titik Lemah Ukraina di Musim Dingin

Kota-kota di seluruh Uni Soviet, termasuk Ukraina, jadi fokus program pembangunan besar-besaran yang diluncurkan pada 1950-an untuk memproduksi rumah murah secara massal.

img_title
VIVA.co.id
26 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut