Ini 'Jatah' Ngebor Pertamina dan Total di Blok Mahakam

Blok Mahakam
Sumber :
  • Antara/ Yudhi Mahatma

VIVA.co.id – Skema alih kelola Blok Mahakam di Kalimantan Timur dari kontraktor eksisting, Total E&P Indonesie, kepada anak usaha PT Pertamina (Persero), yaitu PT Pertamina Hulu Makakam, sudah rampung.

img_title Tutup 18 SPBU di Indonesia, Total Tegaskan Bagian Strategi Global

Pelaksana Tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, segala hal yang berkaitan dengan legal atau hukum sudah terselesaikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pembagian "jatah" pemboran sumur minyak dan gas, baik oleh PT Pertamina (Persero) maupun Total E&P Indonesie, juga sudah jelas.

img_title Di Ujung 2020, Pertamina EP Sukses Ngebor Step Out di Subang Field

Pertamina membor sebanyak 19 sumur migas (oil well) dan Total membor sebanyak enam sumur migas.

"Masalah legal antara Total dengan Pertamina sudah beres. Jadi, 25 oil well yang akan di bor sudah dibagi," kata Luhut, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 7 September 2016.

img_title Gara-gara HTI Pertamina Rugi Rp11 Triliun, Cek Faktanya

Lebih lanjut Luhut menjelaskan, semua hal yang berkaitan dengan kontrak bagi hasil alias production sharing contract (PSC) Blok Mahakam sudah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertamina mendapatkan 70 persen dan 30 persen untuk Total," ungkapnya.

Sebagai informasi, mulai awal 2017, Pertamina masuk dalam masa transisi alih kelola sebagai investor di Blok Mahakam. Lalu, Pertamina akan menjadi investor sekaligus pengelola terhitung sejak awal 2018 mendatang.

SPBU Total di Jakarta

Begini Nasib Pegawai 18 SPBU Total Indonesia yang Resmi Ditutup

Penutupan 18 SPBU Total Indonesia sudah mulai dilakukan pada akhir 2020 lalu. Saat ini proses itu telah selesai.

img_title
VIVA.co.id
7 Mei 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut