Pansus RUU Minol Desak Pemerintah Segera Lakukan Pembahasan

Ketua Fraksi PPP MPR, Arwani Thomafi.
Sumber :

VIVA.co.id – Hingga sekarang pembahasan RUU Larangan Minuman Beralkohol (Minol) yang sekiranya akan dibahas pemerintah pada pekan lalu, kembali gagal terlaksana.

img_title Mimpi Disuruh Gusdur ke Masjid, Whisnu Santika Langsung Tobat dari Alkohol

Ketua Pansus RUU Minol Arwani Thomafi mengatakan, pemerintah dalam hal ini Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartato masih meminta waktu untuk konsolidasi di tahap internal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun poin yang dikonsolidasikan yakni, perihal judul RUU yang dianggap terlalu ekstrem karena memberikan kalimat pelarangan.

img_title 800 Ribu Orang Tewas Tiap Tahun, tapi Bukan akibat Perang

"Pemerintah minta waktu untuk konsolidasi internal dulu," kata Arwani ketika dihubungi, Rabu 14 September 2016.

Politisi PPP ini pun mendesak pemerintah agar segera melakukan pembahasan RUU Minol, bila memang dirasa ada poin yang kurang tepat.

img_title Gandeng Naoyoshi, Lovina Beach Brewery Ekspansi ke Pasar Minuman di Jepang

Pasalnya, dalam RUU Minol sendiri masih tetap ada pengecualian. Diantaranya terkait pariwisata, adat istiadat, dan upacara keagamaan tertentu.

"Kita minta secepatnya," ujarnya.

Penamaan RUU Minol sendiri juga menjadi perdebatan sejumlah Fraksi di DPR. Ada yang ingin menggunakan kata 'pelarangan', tapi juga ada yang memakai kata 'pengendalian dan pengawasan'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut keinginan beberapa Fraksi terkait nama RUU Minol:
1. PPP, PKS, PAN: RUU Pelarangan Minol
2. PDIP, Gerindra: RUU Pengendalian dan Pengawasan Minol
3. Golkar dan Demokrat: RUU Minuman Beralkohol
4. PKB, Nasdem, Hanura: belum mengusulkan nama

(webtorial)

Ilustrasi miras oplosan

Bea Cukai Merak Sita 29 Botol Miras, Pemilik Sampaikan Itikad Baik

Pemilik 29 botol minuman beralkohol yang disita Bea Cukai Merak dengan tegas meminta soal kejelasan dokumen, status barang, dan kemungkinan pengembalian.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut