Menteri Basuki Sodorkan Tiga Nama Calon Ketua Komite Tapera

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

VIVA.co.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengungkapkan, pihaknya beserta dengan para pemangku kepentingan terkait telah mengajukan nama Ketua Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) kepada Presiden Joko Widodo. Ada sebanyak tiga calon ketua yang disodorkan ke meja Presiden.

img_title Dorong Akses Hunian Layak, bank bjb Ikut Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Kabupaten Bogor

"Sudah ada tiga orang, dan ini saya sudah kirim surat ke pak Presiden untuk dipilih satu," kata Basuki di kantor Kementerian PUPR, Jumat 16 September 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Basuki mengungkapkan bahwa tiga nama tersebut telah disepakati oleh berbagai pemangku kepentingan di antaranya Kementerian Keuangan dan Kementerian Tenaga Kerja. Namun, Basuki enggan menyebut secara gamblang dan merahasiakan nama tersebut.

img_title Aset Rampasan BLBI Bakal Dijadikan Rusun Subsidi di Wilayah Perkotaan

"Ibu Sri Mulyani (menteri keuangan), saya dan pak Hanif Dhakiri (menteri tenaga kerja) sepakat dengan tiga nama itu," kata dia.

Seperti diketahui, setelah komite terbentuk, proses selanjutnya komite akan melakukan seleksi komisioner Badan Pengelolaan (BP) Tapera. Seleksi BP Tapera ini dilakukan, setelah enam bulan Komite Tapera terbentuk.

img_title Maruarar Sirait Minta KPK Berikan Tanah Bekas Koruptor Dibangun jadi Perumahan Rakyat

BP Tapera ini nantinya akan menggantikan fungsi dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sesuai dengan UU Tapera, BP Tapera harus dibentuk, maksimal dua tahun, setelah disahkannya UU Tapera, dan nantinya seluruh modal, beserta pekerja Bapertaruma akan dipindahkan ke BP Tapera. (asp)

Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo

Marak Penyelewengan, Hashim Minta Mutu Perumahan Rakyat Dijaga: Jangan Sampai Rakyat Kecewa!

Ketua Satgas Perumahan Rakyat, Hashim Djojohadikusumo mengeluarkan peringatan keras terkait proyek perumahan rakyat. Dia meminta mutu perumahan dijaga.

img_title
VIVA.co.id
16 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut