Pengusaha Punya Cara Bikin Industri di RI Lebih Kompetitif

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Industri, Johnny Darmawan (kiri).
Sumber :
  • Toyota Astra Motor

VIVA.co.id – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Industri, Johnny Darmawan, mengatakan pemerintah bisa dengan cepat menjadikan industri nasional lebih kompetitif. Salah satu caranya dengan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi.

img_title Ekonom Kritik Impor 105 Ribu Pikap India: Inkonsisten dan Melemahkan Daya Saing, Harus Dibatalkan!

Dia menambahkan industri bahan baku juga harus didorong pertumbuhannya. Sehingga, impor bisa ditekan dan industri mudah mendapatkan bahan baku dan lebih terjangkau. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau melihat gejala deindustrialisasi dan bagaimana mengatasinya, mudah. Semua industri harus kita pikirkan, kata kuncinya kompetitif," kata Johnny di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Jumat 23 September 2016.

img_title Disokong Danantara, Bahlil Pastikan 18 Proyek Hilirisasi Siap Dieksekusi

Dia mengungkapkan, jika kedua hal tersebut bisa diakomodir pemerintah, efisiensi biaya produksi pasti bisa ditekan. Sehingga produk yang dihasilkan bisa lebih murah tapi memiliki kualitas yang baik.

"Tidak ada kata lain, produksi atau proses dalam negeri. Logistik cost mahal, part kalau impor dari luar negeri bisa 20 sampai 30 persen," ujarnya menambahkan.

img_title Cegah Kebocoran dan Underinvoicing Ekspor-Impor, Purbaya Siapkan Pusat Intelejen IT

Johnny menegaskan, sinkronisasi antar lembaga pemerintahan juga perlu diperbaiki, agar segala bentuk perizinan menjadi lebih mudah. Karena selama ini, rumitnya aspek birokrasi kerap membuat pengusaha enggan berinvestasi di tanah air.

"Roadmap punya, tapi ada enggak koordinasinya. Saya banyak belajar, di birokrasi itu nggak gampang, karena kementerian mungkin enggak sinkron," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna mendorong daya saing industri, Johnny juga menekankan perlunya peningkatan fasilitas, khususnya  infrastruktur dasar. Antara lain pengadaan jalan, pelabuhan, dan soal kelistrikan.

(ren)

Ilustrasi kontainer

Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Tujuan Ekspor ke Singapura Jadi Sorotan

Insiden pembukaan secara paksa segel 15 kontainer dari 25 kontainer tujuan ekspor ke Singapura pada Minggu 24 Mei 2026 mendapat sorotan publik. Baca berita selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
24 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut