Komisi VII Dorong Pertamina Sediakan Elpiji 5,5 Kilogram

Gas LPG
Sumber :
  • http://dapuronlinequ.blogspot.co.id/

VIVA.co.id – DPR meminta PT Pertamina memastikan ketersediaan elpiji bright gas di daerah untuk mengantisipasi distribusi tertutup elpiji kemasan 3 kilogram yang diperkirakan memicu migrasi konsumen ke produk elpiji kemasan 5,5 kg itu.

img_title Kata Pertamina soal Maraknya Pemalsuan LPG Subsidi

Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Hanura, Inas Zubir mengatakan, migrasi konsumen ke elpiji 5,5 kg akan semakin meningkat seiring kebijakan distribusi tertutup yang akan dilakukan pemerintah untuk elpiji 3 kg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi peningkatan pengguna elpiji 5,5 kg berasal dari 38,97 juta rumah tangga yang dianggap tidak berhak menerima subsidi elpiji melalui distribusi tertutup.

img_title Pertamina Siapkan Hampir 5.700 Ton LPG dan 1.610 SPBU untuk Libur Idul Adha 2025

"LPG tabung gas 5,5 kg adalah ide cerdas Pertamina untuk menghindari penyelewengan elpiji tiga kg di lapangan, karena itu Pertamina mesti siap dengan pasokan LPG 5,5 kg," kata Inas di Komplek DPR RI, Senin 24 Oktober 2016.

Saat ini penerima tabung perdana LPG bersubsidi di Tanah Air berjumlah 54,9 juta rumah tangga. Sesuai dengan data sementara dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), penerima subsidi LPG tiga kg lewat mekanisme distribusi tertutup adalah sebanyak 15,96 juta rumah tangga. Untuk itu, diperlukan produk gas nonsubsidi yang bisa mengakomodasi 38,97 juta rumah tangga lain, yang dianggap tak berhak menikmati distribusi LPG tertutup.

img_title Tabung Gas Cepat Habis Padahal Jarang Dipakai? Ini 4 Cara Mengatasinya

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR lainnya, Harry Poernomo dari Fraksi Gerindra juga mendukung Pertamina untuk fokus mengembangkan produk LPG nonsubsidi seperti LPG kemasan 5,5 kg dengan brand Bright Gas dibandingkan mengeluarkan produk baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model pemasaran bahan bakar minyak (BBM) dengan varian premium, pertalite dan pertamax bisa juga diterapkan di elpiji dengan produk 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg. Apalagi saat ini tidak sedikit konsumen yang mulai memakai LPG 5,5 kg.

"Warga yang mampu tidak usah lagi menggunakan barang-barang subsidi, mereka mulai migrasi ke nonsubsidi. Kalau konsumen yang mampu membeli LPG subsidi seperti LPG kemasan tiga kg, akibatnya terjadi subsidi salah sasaran karena model distribusinya dilakukan terbuka," ujarnya.  (webtorial) 

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Rapat Bareng Dirut Pertamina, Purbaya Pastikan Penyaluran Pertalite dan LPG 3 Kg Lebih Tepat Sasaran

Purbaya mengungkapkan tengah membahas pemanfaatan teknologi untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan LPG 3 kilo gram (kg) lebih tepat sasaran

img_title
VIVA.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut