Warisan Budaya Indonesia Segera Didaftarkan ke UNESCO

Batik, salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang telah diakui UNESCO.
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

Untuk tahun 2017 mendatang, pemerintah Indonesia rencananya akan mengajukan Kapal Pinisi dari Sulawesi Selatan sebagai WBTB Indonesia ke UNESCO.

img_title Mengenal Museum Basoeki Abdullah di Cilandak Jaksel

Daerah-daerah terpencil jadi prioritas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah sendiri mengungkapkan bahwa dalam penetapan WBTB, pihaknya memprioritaskan daerah-daerah terpencil di Indonesia.

img_title Kemendikbudristek Sebut 718 Bahasa Daerah Terancam Punah

"Daerah-daerah terluar dan terpencil diutamakan, kadang belum kita populerkan tapi negara tetangga sudah populerkan," kata Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya, Nadjamuddin Ramly, Senin, 24 Oktober 2016.

Ia menjelaskan, hal ini terjadi karena di daerah terluar atau daerah perbatasan, terdapat banyak kemiripan dan kesamaan warisan budaya yang dimiliki. Selain itu, terkadang banyak masyarakat perbatasan yang justru memopulerkan warisan budaya itu ke negara tetangga

img_title Ternate dan Tidore dalam Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022

"Kalau kita tidak definitifkan, ini nanti pasti kita akan sesali," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk segera mendaftarkan WBTB yang telah ditetapkan tadi ke UNESCO. WBTB yang telah ditetapkan juga sebisa mungkin harus segera dipublikasikan. Selain untuk promosi, ini juga untuk mengantisipasi klaim warisan budaya dari negara tetangga.

Ia juga menekankan, bahwa setelah ditetapkan, pemda setempat juga berkewajiban untuk melakukan proteksi dan pelestarian terhadap WBTB tersebut.

"Kalau sudah ditetapkan sebagai WBTB, berarti ada proteksi dari pemda, ada pengawalan, ada penjagaan, ada pelestarian di situ, komitmennya itu ya mengeluarkan anggaran," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengambil contoh, bahwa sebagai bentuk komitmen kepada suatu warisan kuliner, pemda harus memastikan bahwa industri yang menjual kuliner tersebut tetap tumbuh. Bukan hanya di daerahnya, tapi juga dalam skala nasional, bahkan akan lebih baik jika mencapai kancah internasional. Selain itu WBTB ini juga harus bisa diturunkan ke generasi selanjutnya.

"Jadi ada komitmen, tidak sekadar pernyataan tapi di-follow up. Jadi ada pelestarian di dalamnya, ada safeguarding di dalamnya," ujarnya menambahkan.

Presiden Prabowo Umumkan Wakil Menteri di Istana Merdeka

Kemendikbud Dipecah Tiga, Prabowo Tunjuk Abdul Muti, Prof Satryo hingga Fadli Zon jadi Menterinya

Nomenklatur Kemendikbud Ristek dipecah Presiden Prabowo Subianto jadi tiga kementerian.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut