Premium Makin Ditinggalkan Konsumen, Ini Alasannya

Ilustrasi/Pengisian bahan bakar minyak (BBM)
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

Di sisi lain, pertamax series yaitu pertamax, pertamax plus, dan pertamax turbo, konsumsinya terus meningkat. Jika pada pada semester I, konsumsi rata-rata Pertamax series 9.626 KL per hari, hingga 20 September rata-rata konsumsi naik jadi 15.682 KL per hari.

img_title Pertamina Ingin Hapus Premium dan Pertalite, Netizen: Maaf Gak Sengaja

Pertamina meminta pemerintah untuk menentukan rencana konkret penyaluran premium yang konsumsinya terus turun. "Kami sudah memberi data kepada pemerintah.   Harus jelas peruntukkan premium," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu mengatakan, tren penurunan premium merupakan positif karena produknya juga tidak disubsidi. 

img_title Pertamina Bakal Setop Jualan Premium dan Pertalite

Pilihan masyarakat yang beralih mengonsumsi pertalite merupakan langkah bijak karena dengan kualitas yang lebih baik, bisa diperoleh dengan biaya yang berbeda tipis dengan premium. 

"Secara perlahan premium memang harus dikurangi peredarannya, tapi itu memang perlu keputusan politis kendati sesungguhnya premium itu tidak lagi disubsidi," singkatnya. 

img_title Kisah Dokter Nova saat Ahok Hampir Meninggal di Penjara
Petugas SPBU melayani masyarakat dengan mengisi BBM jenis Pertalite di Kota Sorong, Papua Barat

Harga Pertalite di Kota Sorong Papua Tembus Rp30.000 Perliter

Kelangkaan BBM jenis Pertalite di Kota Sorong, Papua Barat, sudah terjadi sejak Jumat. Pertamina mengklaim pasokan sudah mulai normal

img_title
VIVA.co.id
6 November 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut