Tahun 2100, Populasi di Bumi Bisa Tembus 11 Miliar

Kerumunan penonton il Palio di Piazza del Campo
Sumber :
  • VIVAnews/Isthi P. Rahayu

VIVA.co.id – Bumi mulai semakin sesak seiring dengan terus bertumbuhnya jumlah populasi manusia. Sejak zaman manusia modern yang mulai bermigrasi keluar dari Afrika, populasi tercatat satu juta orang sekitar 100 ribu tahun yang lalu. Tapi sekarang jumlah manusia di Bumi mencapai angka 7,2 miliar.

img_title Menhut Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat Gajah Lewat Inpres Nomor 8 Tahun 2026

Populasi manusia untuk mencapai 1 miliar butuh waktu 200 ribu tahun. Namun, setelah itu dengan waktu 200 tahun saja, jumlah manusia melonjak drastis hingga mencapai angka 7,2 miliar jiwa. Hal itu diketahui baru-baru ini oleh American Museum of Natural History (AMNH).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AMNH pun menyajikannya dalam bentuk animasi dengan mengumpulkan data-data dari Population Connection, Prospek Penduduk PBB, Worldmeter, dan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Video yang diberi judul Human Population Through Time itu memberikan gambaran meningkatnya jumlah manusia dari waktu ke waktu.

img_title Warga Swiss Tolak Usulan Batasi Populasi Negaranya Jadi 10 Juta Orang

Dilansir dari Daily Mail, Selasa 8 November 2016, apabila laju populasi manusia trennya terus meroket, maka bukan hal yang mustahil apabila pada 2100, jumlah manusia di Bumi mencapai 11 miliar jiwa.

Tentu itu bukan kabar yang menggembirakan. Maka dari itu, AMNH dalam videonya itu mencoba memberi edukasi kepada masyarakat mulai dari mengurangi konsumsi sumber daya di Bumi terlalu rakus, mengendalikan populasi, keluarga berencana, sehingga dapat mengontrol populasi manusia di Bumi dalam batas wajar.

img_title Mengenal Loneliness Economy, Ketika Kesepian Jadi Ladang Cuan Baru di China

Negara sesak populasi

Berdasarkan data dari Bank Dunia, mencatat ada negara-negara yang mengalami lonjakan jumlah penduduk paling drastis sekitar 50 tahun terakhir. Terhitung dari 1960 hingga 2015 itu, Indonesia merupakan salah satu negara dengan penyumbang terbesar.

Untuk urutan pertama dalam urusan tumbuh suburnya penduduk ini tidak berasal dari negara maju, melainkan Afghanistan lah yang menjadi yang teratas negara dengan jumlah lonjakan penduduk paling besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut 10 negara teratas dengan lonjakan penduduk terbesar selama 50 tahun terakhir, dikutip dari data Bank Dunia.

1. Afghanistan (dari 8,9 juta jadi 32 juta jiwa)
2. Bangladesh (dari 48 juta jadi 160 juta jiwa)
3. Brasil (dari 72 juta jadi 207 juta jiwa)
4. Mesir (dari 27 juta jadi 91 juta jiwa)
5. Ethiopia (dari 22 juta jadi 99 juta jiwa)
6. Indonesia (dari 87 juta jadi 257 juta jiwa)
7. Irak (dari 7 juta jadi 26 juta jiwa)
8. Meksiko (dari 38 juta jadi 127 jiwa)
9. Pakistan (dari 44,8 juta jadi 188 juta jiwa)
10. Suriah (dari 4,5 juta jadi 18,5 juta jiwa)

Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Kemenhut Dinilai Mampu Jawab Akar Masalah Konservasi Gajah

Langkah pemerintah menerbitkan Inpres Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatra dan Kalimantan dapat perhatian dari kalangan konservasi.

img_title
VIVA.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut