Hadiri Forum BRICS, Prabowo Soroti Standar Ganda Hukum Internasional

Presiden RI Prabowo Subianto dan pemimpin negara lain saat menghadiri KTT BRICS 2025 (sumber foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

Jakarta, VIVA – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menyoroti fenomena standar ganda dalam penerapan hukum internasional saat berbicara di forum BRICS Leaders Virtual Meeting, Senin, 8 September 2025 malam.

img_title Tak Hanya Operasi Darat, BNPB Semai 3,9 Ton Dry Ice untuk Tangani Karhutla

Pertemuan itu dihadiri para pemimpin BRICS, di antaranya Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Menteri Urusan Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar yang mewakili PM India Narendra Modi, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, serta Presiden Brasil Lula da Silva selaku ketua BRICS tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dalam dunia dengan ketidakpastian ini, ada juga double dan bahkan triple standard di mana hukum internasional di setiap hari diabaikan,” ungkap Prabowo.

img_title Airlangga Ungkap Target Kredit Rp400 Triliun pada 2027, Sasar 28 Juta Keluarga untuk Dongkrak Daya Beli

Presiden Prabowo hadiri virtual meeting BRICS Leader

Photo :
  • Tim Media Presiden Prabowo Subianto

Ia menilai praktik standar ganda semakin sering muncul di panggung global. Menurutnya, situasi dunia lebih banyak diwarnai oleh kepentingan negara-negara kuat dibandingkan keadilan yang seharusnya ditegakkan oleh hukum internasional.

img_title Airlangga Siapkan 3 Jalur Kredit Rp400 Triliun pada 2027, KUR hingga Alsintan

“Di mana yang berkuasa adalah yang benar, di mana negara kecil yang kurang berkuasa terintimidasi, di mana perdagangan dan keuangan menjadi senjata, kami menilai saat ini saatnya BRICS untuk terus berkembang,” jelasnya.

Prabowo juga menegaskan pandangannya mengenai posisi BRICS yang kian penting sebagai pilar kekuatan dunia. Ia menyebut BRICS merepresentasikan kekuatan ekonomi, populasi, pasar, dan sumber daya alam terbesar di dunia.

“BRICS sekarang memiliki populasi lebih dari 55 persen di dunia. Kita memiliki global GDP lebih dari 40 persen. BRICS memiliki negara dengan ekonomi terbesar, negara terbesar secara populasi, pasar terbesar, negara dengan sumber daya alam terbesar—sumber daya kritis,” papar Prabowo.

Presiden Prabowo bersama sejumlah kepala negara menghadiri KTT BRICS 2025

Photo :
  • Setpres

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Prabowo menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang diambil negara-negara BRICS serta pentingnya menjaga keterbukaan dan koordinasi. Ia juga menyatakan apresiasi terhadap kepemimpinan Brasil.

“Kami mendukung inisiatif-inisiatif yang diambil, kami menghormati kepemimpinan Presiden Lula, dan Indonesia berkomitmen untuk bekerja lebih dekat dengan semua negara BRICS,” imbuhnya.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani

Danantara Sudah Tutup 364 BUMN, Rosan Roeslani: Target Akhir Tahun 700 Perusahaan

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan perampingan perusahaan (streamlining) sebanyak 364 perusahaan BUMN. Langkah ini diambil

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut