Pertamina Minta Maaf Beredarnya Solar Campur Air

Petugas segel mobil tangki pembawa solar di SPBU 34-16410, Depok
Sumber :
  • VIVA.co.id/Zahrul Darmawan

VIVA.co.id – PT Pertamina menegaskan telah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab adanya kandungan air dalam biosolar yang dilaporkan konsumen setelah mengisi bahan bakar tersebut di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di wilayah Cilincing, Jakarta Timur. 

img_title Semakin Kencang Mobil Melaju, Ban Justru Makin Boros Energi

Vice President Coporate Communication PT Pertamina Wianda Pusponegoro dalam keterangannya, Selasa 15 November 2016 menyatakan, setelah mendapatkan pengaduan dari masyarakat, Pertamina langsung mengambil tindakan cepat berkoordinasi dengan SPBU untuk segera mengosongkan tanki tersebut, untuk selanjutnya dibawa biosolar ke Terminal BBM Plumpang guna proses investigasi.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil investigasi yang dilakukan Pertamina bersama surveyor, ditemukan air di tangki penerimaan dan pipa penerimaan Fame dari kapal pengangkut Fame. Diindikasikan bahwa, Fame terkontaminasi air laut dalam perjalanan di laut. Akibatnya, biosolar yang dicampur dengan Fame tersebut turut terkontaminasi air.

img_title Mobil Irit BBM Belum Tentu Efisien, Kok Bisa?

"Dari hasil investigasi yang kami lakukan, telah ditemukan bahwa sumber kontaminasi air berasal dari kapal transporter saat mengangkut Fame. Selanjutnya hasil temuan ini kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” jelas Wianda.

Saat ini, upaya penanggulangan telah dilakukan Pertamina, salah satunya dengan menarik produk biosolar terkontaminasi yang belum terbongkar di SPBU dan mengirimkan kembali ke Terminal BBM Plumpang. 

img_title Uji Efisiensi TYCI, Yaris Cross Hybrid Catat Konsumsi 43 Km per Liter

Pertamina akan melakukan melakukan upaya-upaya penanggulangan lainnya untuk meminimalisir kerugian yang telah dialami konsumen, seperi penggantian BBM serta onderdil kendaraan yang mengalami gangguan akibat penggunaan biosolar terkontaminasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sesuai standard operating procedure yang ada di Pertamina, langkah-langkah pemeriksaan dan penanggulangan dengan sigap telah dilakukan Pertamina untuk meminimalisir kerugian yang telah dan potensi dialami konsumen dan masyarakat,” lanjut Wianda. 

Wianda juga menyampaikan, Pertamina secara khusus meminta maaf kepada para konsumen yang telah dirugikan dengan biosolar yang telah terkontaminasi serta berupaya mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Yamaha Grand Filano

Konsumsi BBM Yamaha Grand Filano Diklaim Mencapai 60 Km per Liter

Yamaha kembali memperkenalkan Grand Filano Hybrid kepada masyarakat lewat ajang Sunset di Kebun yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
17 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut