Semakin Kencang Mobil Melaju, Ban Justru Makin Boros Energi

VIVA Otomotif: Ilustrasi ban mobil
Sumber :
  • Dok: HMID

Jakarta, VIVA – Banyak pengendara mengira konsumsi bahan bakar mobil hanya dipengaruhi kondisi mesin dan gaya berkendara. Padahal, ban juga memiliki peran besar terhadap efisiensi energi kendaraan.

img_title Forza Horizon 6 City Life Hadirkan Update Terbaru, Tambah 2 Rute Balap Baru dan Mobil Gratis

Salah satu faktor yang memengaruhi konsumsi energi adalah rolling resistance atau hambatan gulir ban. Istilah ini mengacu pada besarnya energi yang dibutuhkan ban saat bergulir di permukaan jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semakin tinggi hambatan gulir sebuah ban, semakin besar pula energi yang diperlukan kendaraan untuk bergerak. Dampaknya, konsumsi bahan bakar maupun energi baterai kendaraan listrik dapat meningkat.

img_title BMW PHK 1.800 Karyawan, Penjualannya Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Disadur VIVA Otomotif dari Slashgear, Selasa 16 Juni 2026, sejumlah penelitian menunjukkan hambatan gulir ban dapat menyumbang sekitar 20 hingga 30 persen penggunaan energi kendaraan, terutama saat melaju di kecepatan rendah. Karena itu, pemilihan ban menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga efisiensi kendaraan.

Kecepatan kendaraan ternyata turut memengaruhi hambatan gulir ban. Saat mobil melaju lebih cepat, terutama di atas 80 kilometer per jam, energi yang hilang pada ban juga cenderung meningkat.

img_title 80 Persen Pembeli Pajero Baru Ternyata Bukan Pengguna Mitsubishi, Kok Bisa?

Hal ini terjadi karena material karet ban memiliki sifat viskoelastis, yakni bersifat seperti benda padat sekaligus cairan kental. Ketika ban terus mengalami deformasi saat berputar, sebagian energi berubah menjadi panas.

Fenomena tersebut menjelaskan mengapa ban terasa hangat setelah digunakan berkendara. Semakin tinggi suhu ban, karakteristiknya pun ikut berubah dan memengaruhi efisiensi energi kendaraan.

Selain kecepatan, tekanan angin ban juga berpengaruh terhadap hambatan gulir. Ban dengan tekanan angin terlalu rendah umumnya menghasilkan hambatan lebih besar sehingga kendaraan membutuhkan tenaga lebih banyak untuk bergerak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produsen ban kini mengembangkan teknologi material baru untuk menekan hambatan gulir. Salah satunya melalui penggunaan silika yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi tanpa mengorbankan daya cengkeram pada jalan basah.

Karena itu, memilih ban tidak bisa hanya berdasarkan harga atau merek semata. Faktor seperti efisiensi energi, daya cengkeram, kenyamanan, dan ketahanan juga perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan berkendara.

Kia Carens EV

Kia Carens EV Masuk Produksi Lokal, Ini Target TKDN-nya

Kia Carens EV mulai diproduksi di Cikarang dengan TKDN lebih dari 40 persen dan target 80 persen. Simak rencana produksi lokal, baterai buatan Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut