Gaji Tidak Cukup, Ini 7 Peluang Usaha Tanpa Modal
- U-Report
VIVA.co.id – Kenaikan gaji para pekerja tahun depan berkisar 8,25 - 10 persen. Angka ini adalah kenaikan upah minimum buruh yang ditetapkan pemerintah di 34 Provinsi pada pertengahan November ini untuk diberlakukan mulai awal 2017.
Kenaikan tersebut, dengan menggabungkan inflasi tahunan sebesar 3,07 persen dan pertumbuhan ekonomi 5,18 persen.
Jika dibandingkan dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok selama 2016, kenaikan upah kurang dari 10 persen itu belum bisa mengejar peningkatan daya beli para pekerja. Maklum inflasi yang rendah pun, tidak selalu mencerminkan penurunan harga, tetapi juga penurunan daya beli masyarakat.Â
Selain itu, akibat daya beli turun, permintaan barang jadi stagnan, bahkan turun, sehingga harga barang pun ikut turun.
Menurut Managing Director Halomoney.co.id, Jay Broekman, kenaikan gaji yang tidak bisa mengikuti daya beli harus diantisipasi oleh para pekerja, agar para pekerja bisa memperbaiki daya belinya. Hal pertama, ialah mengukur setiap pengeluaran dan mencari sesuatu yang bisa dihemat.Â
"Misalnya, mengapa tidak mencoba membawa bekal makan siang dari rumah dan mengurangi konsumsi rokok," ungkapnya.
Selain itu, kata Jay, untuk menyiasati kebutuhan yang tinggi, tidak ada salahnya mencoba menambah penghasilan dengan menjalani bisnis tanpa modal, namun berbekal ketrampilan.Â
Kamu mau mencobanya? Simak tujuh bisnis tanpa modal yang bisa Kamu coba disela waktu luang. Jadi, kalau kamu memiliki salah satu di antaranya, kamu bisa terjun di dunia bisnis. Yuk, simak apa tujuh aneka bisnis yang bisa kamu pilih tanpa mengeluarkan modal sepeser pun.Â
1. Menjadi penulis lepas
Kamu suka atau jago menulis? Kemampuan menulis kamu bisa kok dijadikan bisnis yang bisa mendatangkan penghasilan. Coba saja menjadi penulis lepas di media online, atau menjadi seorang blogger profesional yang selalu menulis secara rutin.Â
Lama-lama, kamu akan memiliki pelanggan tulisanmu dan para pemilik produk akan meminta kamu mengulas produk diblogmu. Selain itu, kamu juga bisa menulis buku. Kalau diterbitkan, kamu akan menikmati royalti yang lumayan.
Saat ini, beberapa startup di Indonesia menyalurkan para penulis lepas untuk menerima order dari user. Sebut saja.