Apindo: Demo Lanjutan 25 November Rusak Iklim Investasi RI

Proses produksi truk UD Quester di pabrik Gaya Motor Sunter.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yasin Fadilah

VIVA.co.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia mencermati kabar yang menyebutkan bahwa akan ada aksi damai lanjutan, terkait kasus penistaan agama Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, pada 25 November dan 2 Desember 2016 mendatang.

3 Tips Ini Bisa Buat Kamu Terhindar dari Penipuan Investasi

Ketua Apindo Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial, Antonius Joenoes Supit, mengaku khawatir, apabila aksi tersebut dibiarkan berlarut-larut, akan memberikan pengaruh negatif pada iklim berinvestasi di Indonesia. Apalagi, jika aksi damai tersebut berujung anarkis.

"Investasi itu memerlukan kenyamanan dan kepastian hukum. Artinya, pasti ada kalau dibiarkan berlarut-larut," jelas Antonius, saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis 24 November 2016.

Tekan Emisi Karbon, Kementerian Investasi dan VKTR Hibahkan 3 Bus Listrik ke UGM

Menurut Antonius, perbaikan iklim investasi yang dibangun oleh pemerintah akan percuma, jika hal-hal seperti ini tidak dapat diantisipasi. Apalagi, ia memandang, aksi-aksi seperti ini sama sekali tidak memberikan keuntungan bagi siapa pun.

"Sudah dibangun dengan susah payah, semua orientasinya ini betul-betul tidak ada manfaat," katanya.

Indonesia Bakal Punya Bullion Bank, Apa Untungnya?

Antonius memandang, di tengah situasi pemilihan kepala daerah, kondisi politik dalam negeri memang sedikit memanas. Oleh karena itu, aparat keamanan nasional pun diharapkan mampu menjaga situasi dalam keadaan aman, sehingga tidak memberikan gangguan pada iklim investasi.

"Semestinya ini bisa diselesaikan secara arif dan bijaksana," ujarnya.
 

[dok. Humas BTN]

Ombudsman: Bunga Investasi yang Sangat Tinggi Itu 99,9 Persen Penipuan

Ombudsman RI mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergoda iming-iming investasi, yang menawarkan imbal hasil atau bunga super tinggi yang melebihi ketentuan.

img_title
VIVA.co.id
9 Mei 2024