Target-target Pertamina di 2017

Ilustrasi Anjungan Pertamina Hulu Energi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Zabur Karuru

VIVA.co.id –  Rapat Umum Pemegang Saham PT Pertamina menargetkan laba bersih perusahaan pada Rencana Kerja Anggaran Perusahaan 2017 sebesar US$3,04 miliar atau naik sebesar enam persen dibandingkan dengan prognosa atau proyeksi  2016 sebesar US$2,88 miliar. 

img_title Buka Akses Lebih Luas ke Investor Global, EMAS Perpotensi Masuk GDX

Komisaris Utama Pertamina, Tanri Abeng mengatakan, rencana kerja  pada tahun depan tersebut tentu akan lebih menantang. Ia juga optimistis penjualan akan lebih baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Disepakati semua rencana kerja yang menantang (dalam RUPS), karena akan lebih baik dari tahun ini. Di RKAP 2017, bottom line kalau enggak salah tumbuh enam persen dan penjualan 15 persen." kata Tanri Abeng di usai RUPS RKAP Pertamina di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat 23 Desember 2016. 

img_title Intraco Penta Catat Pendapatan Usaha Rp476 Miliar pada Semester I-2025

RUPS dipimpin oleh Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah yang dihadiri oleh jajaran direksi dan komisaris Pertamina. 

Dalam RUPS tersebut Pertamina menargetkan pendapatan perseroan  meningkat 15 persen dibanding prognosa tahun 2016 yang sebesar US$37,03 miliar, yaitu menjadi US$42,59 miliar pada 2017.

img_title Pendapatan Chandra Asri Pacfic Melonjak 237,7 Persen Semester I-2025 Gegara Hal Ini

Lebih agresif

Sementara, Earning Before Interest, Taxes, Depreciation and Amortization (EBITDA) atau Pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi ditargetkan naik enam persen yaitu dari US$6,98 miliar menjadi US$7,43 miliar.

"2016 sudah bagus tetapi pemegang saham memberi aspirasinya agar perusahaan lebih bagus lagi dan hal ini tidak gampang. oleh sebab itu, ini tantangan," kata Mantan Menteri BUMN RI ke-1 itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, investasi pada tahun depan, perseroan menyiapkan Capital Expenditure (Capex) sebesar US$6,67 miliar atau turun sekitar tiga persen dari prognosa 2016, sebesar US$6,90 miliar. 

"Kita ingin lebih agresif mencari ladang untuk bisa menambah cadangan kita baik di dalam maupun luar negeri, khususnya di luar negeri, kalau di hilir harus terus meningkatkan efisiensi," tutur Tanri.
 

Direktur dan Corporate Secretary Sido Muncul Budiyanto.

Semester I-2026, Kinerja Ekspor Sido Muncul Naik 28 Persen

Ekpansi global, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan pertumbuhan penjualan ekspor sebesar 28 persen secara tahunan pada semester I-2026.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut