Pertamina Tingkatkan PDB Indonesia US$940 miliar di 2016
- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Selanjutnya komponen investasi, di mana Pertamina telah memiliki rencana investasi lebih dari US$100 miliar hingga tahun 2025. Investasi tersebut dialokasikan untuk berbagai lini usahanya, termasuk pembangunan infrastruktur energi yang tidak hanya berperan penting untuk ketahanan energi nasional tetapi juga dalam penyerapan tenaga kerja.
Adapun, komponen terakhir mengenai selisih ekspor dan impor yang ditunjukkan dengan penurunan volume impor sejumlah produk bahan bakar. “Yang mengalami penurunan impor signifikan di antaranya Solar.”
Ditambah lagi, lanjut Dwi, dengan proyek Refinery Development Master Plan dan Grass Root Refinery, diharapkan juga dapat mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional dan membebaskan Indonesia dari ketergantungan impor produk BBM pada 2023. (ase)