Keperkasaan Dolar AS Berlanjut, Ini yang Menekan Rupiah

Dolar AS.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA.co.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, terus mengalami pelemahan pada pekan ini. Tertekan sikap kehati-hatian investor menunggu kebijakan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Kamis mendatang. 

img_title Rupiah Bangkit Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.141

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, dolar AS hari ini dibanderol rata-rata Rp13.381. Atau, melemah dari perdagangan kemarin, yang dibanderol Rp13.354. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta meyakini, pelemahan rupiah hari ini masih bersifat sementara. 

img_title Harga Minyak Tembus US$115 per Barel, Rupiah Ikut Tertekan

"Hari ini, rupiah berpeluang tetap melemah, walaupun diperkirakan hanya sementara. Fokus beralih ke RDG BI yang akan disimpulkan Kamis," ujarnya di Jakarta, Selasa 17 Januari 2017.

Rangga menjelaskan, berlanjutnya pelemahan rupiah, karena imbas dari pelemahan kemarin yang disebabkan juga tertekan kekhawatiran pasar jelang pelantikan Presiden AS terpilih Donald Trump. 

img_title Dolar AS Nyaris Tembus Rp18.200, BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Makin Tertekan

"Walaupun, surplus dagang 16 Desember kemarin diumumkan naik," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, kurs lain di Negara berkembang juga melemah terhadap dolar diiringi pelemahan harga saham. Sementara itu, rupiah masih didukung penguatan pasar Surat Utang Negara (SUN) yang terus turun imbal hasilnya. (asp)

Ilustrasi rupiah

Hari Ini Rupiah Menguat Lawan Dolar AS, Begini Efek Keputusan Terbaru The Fed

Rupiah menguat 43 poin ke Rp18.141 per dolar AS pada Kamis, 29 Oktober 2026. Keputusan The Fed menahan suku bunga memengaruhi pergerakan kurs. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut