Perhatikan Empat Hal Ini Sebelum Ajukan KTA

Ilustrasi meminjam dana
Sumber :
  • Dokumentasi HaloMoney

VIVA.co.id – Di awal tahun seperti sekarang ini, pinjaman Kredit Tanpa Agunan, atau KTA, biasanya banyak dicari orang. Maklum, di awal tahun, orang biasanya memiliki banyak kebutuhan dana segar untuk memenuhi keperluannya. 

img_title Triwulan III 2021, bank bjb Berhasil Jaga Kredit Macet Tetap Rendah

Misalnya, dana untuk renovasi rumah, kebutuhan biaya pernikahan, dana suntikan modal usaha, dan lain sebagainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di awal 2017 ini, para pemburu KTA boleh bersenang hati. Sebab, banyak bank tengah gencar menawarkan promo bunga murah pinjaman KTA. Pinjaman KTA, bahkan ada yang ditawarkan dengan bunga tak sampai 10 persen setahun. 

img_title Kejar Target Kredit Macet di Bawah 4 Persen, BTN Jual Aset Bermasalah

KTA memang bisa menjadi solusi bagi Anda yang tengah membutuhkan pinjaman dana segar. Ketimbang melakukan tarik tunai kartu kredit, pinjaman KTA lebih murah biayanya. Selain itu, pinjaman KTA bebas agunan aset berharga Anda.

Bila memang Anda berniat mengajukan KTA ke bank, ada baiknya Anda mempertimbangkan empat hal berikut ini, sebelum mengajukan pinjaman KTA, dikutip HaloMoney dari berbagai sumber.

img_title Antisipasi Industri Bikin Kredit Macet, Sri Mulyani: Akan Diintervensi

1. Hitung bunga KTA

Tingkat bunga pinjaman berdampak paling besar pada beban cicilan bulanan yang harus Anda bayar kelak. Semakin rendah bunganya, semakin rendah pula cicilannya. Rata-rata bank saat ini mengenakan bunga mulai 0,99 persen per bulan sampai dua persen per bulan untuk pinjaman KTA.

Sebab itu, menghitung bunga KTA dan membandingkannya dengan KTA dari bank lain sangat penting dilakukan. Pilihlah KTA berbunga dan biaya administrasi yang paling rendah.

Penghitungan cicilan KTA memakai bunga flat, sehingga bunga KTA selalu dihitung berdasarkan besar pinjaman awal. Jadi, nilai utang tidak akan turun, meski Anda sudah melunasi sebagian cicilan. 

Misalnya, Anda meminjam Rp50 juta dengan bunga 10 persen per tahun selama 24 bulan. Maka, hitungannya adalah sebagai berikut:

Cicilan pokok = Rp50 juta/24 = Rp2.083 juta. 
Bunga per bulan = Rp50 juta x 10 persen/12 = Rp416.66 juta
Angsuran per bulan = Cicilan pokok + Bunga per bulan = Rp2.499.999, atau sekitar Rp2,5 juta. Sehingga, biaya bunganya sendiri mencapai Rp10 juta dari pokok utang Rp50 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Biaya lain-lain

Dalam memilih produk KTA yang paling tepat, bunga pinjaman bukanlah faktor satu-satunya yang perlu Anda perhatikan. Bunga KTA murah memang akan meringankan cicilan Anda kelak, tetapi perhatikan juga biaya-biaya lain dalam pengajuan personal loan ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut