Bank RBS Mau PHK Banyak Karyawan Demi Hemat US$1 Miliar

Royal Bank of Scotland (RBS).
Sumber :
  • REUTERS/Andrew Winning

VIVA.co.id – The Royal Bank of Scotland atau RBS akan mengumumkan pemangkasan biaya operasional sepanjang 2017 pada akhir Februari ini. Langkah tersebut dipersiapkan oleh manajemen RBS setelah pada tahun ke sembilan ini secara berturut-turut mengalami kerugian.

img_title Bos BCA Buka-bukaan Dampak Tarif Trump ke Perbankan RI

Dilansir dari laman Business Insider, pada Selasa 14 Februari 2017, pemotongan biaya operasional RBS akan dilakukan dari pemangkasan karyawan yang bekerja di kantor pusat London dan Edinburgh. Selain itu, RBS akan menonaktifkan sejumlah cabang yang miliki biaya tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

RBS sendiri merupakan Bank yang 73 persen sahamnya dimiliki oleh negara. Dan berdasarkan laporan dari Sunday Times RBS berencana memangkas sebanyak 15 ribu karyawannya sepanjang tahun ini dari total 92 karyawan yang bekerja di seluruh dunia.

img_title Gara-gara Hal Ini, Nasabah Loyal BTN Meningkat 222 Persen

Para analis memperkirakan RBS mengalami kerugian sekitar US$6,3 miliar pada tahun lalu, karena sebagian margin mereka tergerus oleh suku bunga yang rendah. Bank tersebut juga telah kehilangan dana hingga lebih dari US$62,7 miliar sejak krisis keuangan pada 2008 lalu.

Kebijakan suku bunga rendah yang dikeluarkan oleh Gubernur Bank of England Mark Carnet sebesar 0,25 persen sejak awal bulan telah merusak profitabilitas bank, karena memiliki surplus deposito. Sehingga margin yang bisa mereka (RBS) tetapkan untuk pinjaman dan apa yang dibayar untuk deposito menjadi lebih kecil dari bank lain. 

img_title Laba Bersih BTN 2021 Naik 48,3 Persen, NPL Turun

RBS sendiri pada 2014 dan 2015 telah mengumpulkan lebih dari US$1,25 miliar tabungan dan pada kuartal ketiga tahun lalu RBS telah mengumpulkan sebesar US$877,7 juta. (ren)

Ilustrasi Media Sosial

Media Sosial Jadi Pedang Bermata Dua bagi Perbankan, Begini Panduan Terbaru OJK

OJK menilai media sosial jadi peluang sekaligus risiko bagi perbankan. Simak panduan terbaru guna kelola komunikasi digital agar aman, transparan dan tetap jaga kepercaan

img_title
VIVA.co.id
7 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut