Cadangan Devisa RI Tembus US$119,9 Miliar

Logo Bank Indonesia.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside/Files

VIVA.co.id – Bank Indonesia menyatakan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2017, tercatat sebesar US$119,9 miliar, atau lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Januari, yang mencapai hanya US$116,9 miliar.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.590 usai Rilis Cadangan Devisa Agustus 2026 dan Ancaman Iran soal Infrastruktur Minyak di Teluk

Peningkatan tersebut, terutama dipengaruhi penerimaan devisa, antara lain berasal dari penerimaan pajak dan devisa ekspor minyak dan gas pemerintah, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valuta asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penerimaan devisa melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valuta asing jatuh tempo,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segar melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa 7 Maret 2017.

img_title Cadangan Devisa di Akhir Agustus 2026 Capai US$146 Miliar, Bos BI Ungkap Kapasitasnya untuk Perkuat Rupiah

Posisi cadangan devisa per akhir Februari 2017 tersebut dianggap cukup membiayai 8,9 bulan impor, atau 8,5 bulan impor, dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. 

Bank sentral memandang, cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. (asp)

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.810 Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah
IHSG

IHSG Kembali Menguat Pagi Ini, Pasar Menanti Arah The Fed dan Data Cadangan Devisa

IHSG pagi hari ini dibuka menguat sebesar 0,28% ke level 6.210,42. Investor mencermati cadangan devisa Indonesia dan risalah The Fed yang terbit dini hari.

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut