Angin Segar Dalam Negeri Bisa Kuatkan Rupiah

Rupiah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA.co.id – Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat  diharapkan dapat bergerak naik didorong oleh positifnya data perekonomian dalam negeri, seperti cadangan devisa.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.590 usai Rilis Cadangan Devisa Agustus 2026 dan Ancaman Iran soal Infrastruktur Minyak di Teluk

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, rupiah yang masih bergerak mendatar memperlihatkan masih adanya kekuatan bertahan terhadap sentimen yang ada. Di sisi lain, terlihat laju dolar yang masih dalam tren penguatannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami harapkan imbas dari kenaikan cadangan devisa dan potensi kenaikan rating Indonesia dan komitmen kerja sama Indonesia dengan sejumlah negara dapat berimbas positif pada pergerakan laju rupiah," kata Reza di Jakarta, Rabu, 8 Maret 2017.

img_title Cadangan Devisa di Akhir Agustus 2026 Capai US$146 Miliar, Bos BI Ungkap Kapasitasnya untuk Perkuat Rupiah

Menurut dia, imbas meningkatnya laju dolar yang saat ini maaih dalam tren kenaikan tampaknya tidak membuat laju rupiah melemah. Justru pergerakan Rupiah cenderung flat (datar) seiring masih adanya sentimen penahan pelemahan, terutama dari sikap Bank Indonesia (BI) yang dinilai akan siap menghadapi kenaikan suku bunga The Fed. 

Selain itu, lanjutnya, pasar juga mencoba mengantisipasi rilis kenaikan cadangan devisa meski dirilis setelah pasar tutup. 

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.810 Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Seperti diketahui, setelah pasar tutup, BI merilis cadangan devisa  di mana jumlah cadangan devisa bertambah tiga miliar dolar AS menjadi US$119,9 miliar hingga akhir Februari 2017. Salah satu penyebabnya karena terjaganya stabilitas kurs rupiah terhadap mata uang asing sehingga operasi moneter tidak terlalu menyerap cadangan valuta asing.

"Tetap cermati dan antisipasi berbagai sentimen yang dapat berpengaruh pada berubahnya arah pergerakan Rupiah. Diperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran Rp13.365 hingga Rp13.327," tutur Reza.
    

IHSG

IHSG Kembali Menguat Pagi Ini, Pasar Menanti Arah The Fed dan Data Cadangan Devisa

IHSG pagi hari ini dibuka menguat sebesar 0,28% ke level 6.210,42. Investor mencermati cadangan devisa Indonesia dan risalah The Fed yang terbit dini hari.

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut