Buka Data Nasabah, OJK Tunggu Aturan Turunan

Gedung Otoritas Jasa Keuangan.
Sumber :
  • Raden Jihad Akbar / VIVA.co.id

VIVA.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan masih menunggu aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang akses informasi keuangan. 

img_title OJK Catat Baru 25 Industri Asuransi yang Punya Direktur Kepatuhan

Kepala Departemen Komunikasi dan Internasional OJK, Triyono, mengatakan, aturan turunan yang akan berbentuk peraturan menteri (permen) itu akan menjadi pedoman untuk menentukan bagaimana teknis pelaksanaan oleh OJK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, tanpa adanya aturan turunan tersebut, OJK belum bisa membocorkan bagaimana teknis pelaksanaan keterbukaan informasi keuangan perbankan tersebut. 

img_title Platform Urun Dana Perluas Bisnis Penawaran Saham Berbasis IT

"Sesuai dengan perppu, kan harus ada permen dan sebagainya, kami tunggu itu. Artinya kami tunggu permen, seperti apa, kami akan pelajari," kata Triyono saat dihubungi VIVA.co.id, Rabu 17 Mei 2017. 

Ia mengatakan, aturan keterbukaan informasi keuangan itu merupakan salah satu proses untuk menuju Automatic Exchange of Information (AEoI) yang akan diterapkan pada 2018 di seluruh negara G-20. 

img_title Buntut Kasus Korupsi Jiwasraya, Desakan Bubarkan OJK Sangat Kencang

"Karena kita konteksnya kan G-20, kalau yang di luar G-20 mungkin masih banyak yang berbeda. Tapi, kalau di G-20 sudah pasti standar. Akan sama," tutur dia. 

Ia mengatakan, penerapan AEoI di seluruh negara anggota G-20 akan serentak pada awal 2018. "Nanti 2018 akan serentak penerapan, jadi untuk persiapan buat awal tahun. Lebih jelasnya besok ada joint press conference di Kementerian Keuangan," ujar dia.

Gedung Otoritas Jasa Keuangan.

OJK Jangan Matikan Koperasi Digital Pakai Label Pinjaman Online Ilegal

OJK begitu mudah berikan label “ilegal” kepada koperasi simpan pinjam

img_title
VIVA.co.id
29 Mei 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut