Bisnis Pisang Kapik Khas Bukittinggi Berpotensi Laris Manis
Senin, 3 Juli 2017 - 10:48 WIB
Sumber :
- VIVA.co.id/Fikri Halim
"Biasonyo amak jua baru pukua 4 atau 5 sanjo karano siang ndak bisa manjua. Tampek disiko biasonyo dipakai untuak jalan (biasanya ibu baru jual di pukul 4 atau 5 sore, karena siang dipakai untuk jalan)," ujar dia.
Ditemui terpisah, salah seorang penikmat "Pisang Kapik", Randi dan rekannya, mengaku sering menyempatkan waktu untuk membeli pisang kapik ketika pulang ke kampung halaman. Pisang itu dihargai Rp7.000 untuk satu pisang bakar yang sudah "dijepit".
Menurutnya, pemberdayaan UMKM jajanan khas daerah seperti ini perlu dapat perhatian oleh pemerintah. (ren)
Baca Juga
KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, Usaha Es Buah Jadi Laundry Express
Perjalanan bisnis Sari dimulai pada 2015. Ia memulai usaha sederhana dengan membuat es buah dan menjualnya keliling kampung maupun menitipkannya di kedai-kedai kecil
VIVA.co.id
22 Januari 2026