Mau Untung Bisnis Sewa Properti, Begini Tipsnya

ilustrasi apartemen
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Bisnis sewa properti merupakan instrumen invetasi yang sangat menggiurkan, karena kebutuhan akan tempat tinggal ataupun usaha yang semakin meningkat. Tak heran bila bisnis ini selalu banyak dilirik oleh investor.  
 
Managing Director Lamudi Indonesia, Mart Polman mengatakan, untuk menjalankan bisnis sewa properti tidaklah semudah yang dibayangkan. Sebab, seorang investor dituntut jeli menilai apakah properti yang dibeli akan membawa keuntungan.

img_title Luncurkan Logo Baru, Begini Kiprah LippoLand di Industri Properti Indonesia

Untuk itu, bagi Anda yang berencana untuk memulai bisnis properti, berikut ini adalah beberapa tipsnya, seperti dikutip dari situs jual beli properti Lamudi, pada Jumat 21 Juli 2017:   
 
1. Pilih jenis properti yang ingin di beli

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah pertama, pilihlah jenis properti yang ingin disewakan, mulai dari rumah, apartemen, ruko, atau tanah. Pilihlah jenis properti yang diprediksikan dapat membawa keuntungan.

img_title TERPOPULER - Kiat Ciptakan Lingkungan Kerja Produktif, Bahayakah Onani dengan Sabun?

Misalnya, jika Anda ingin memulai bisnis properti, pastikan dulu lokasi itu dekat pusat bisnis apa. Bisa saya seperti area kampus, maka jenis properti yang logis untuk dilakukan adalah rumah kosan.   
2. Cari lokasi yang strategis  

Pilihlah lokasi properti yang strategis dekat dengan jalan besar, pusat perbelanjaan, sekolahan, atau pun rumah sakit. Jangan lupa untuk menghindari membeli properti yang areanya rawan terhadap bencana contohnya seperti banjir.      
 
3. Perhatikan kondisi fisik properti

img_title 7 Artis Terjun di Bisnis Properti, Ada yang Punya Hotel sampai Jadi Juragan Kos-kosan

Pastikan kondisi properti Anda tampil baik dan menarik, perhatikan juga bagian saluran air, dinding, atap, lantai, toilet, sampai dengan pintu-pintunya.
 
4. Tentukan harga sewa

Tentukan harga sewa, agar tidak memasang harga terlalu mahal, atau terlalu kurang dari harga rata-rata, Anda perlu mensurvei harga sewa properti di lokasi sekitar. 

Selidiki harga normal untuk properti yang ingin Anda sewakan kenali pula kelebihan dan kekurangannya. Padukan semuanya untuk merumuskan harga sewanya.
 
5. Tentukan media iklan properti

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di era digital ini, manfaatkan kelebihan portal properti yang dapat menjangkau lebih banyak pemburu rumah. Biayanya lebih murah, caranya mengiklankannya pun lebih mudah. 

Foto bagian-bagian penting rumah Anda, unggah, lengkapi dengan informasi yang ingin diketahui calon konsumen. Jangan lupa, pilih juga portal properti dengan track record terpercaya. (asp)

Ilustrasi pameran properti.

Tren Penjualan Properti Lewat Komunitas Agen Digencarkan, Kolaborasi Jadi Kunci

Kebutuhan hunian dan peluang investasi properti, mendorong keterlibatan agen dalam jumlah besar untuk menjangkau pasar yang semakin kompetitif.

img_title
VIVA.co.id
21 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut