Curhat Pengembang, Rumah di Atas Rp500 Juta Susah Laku

Ilustrasi perumahan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

VIVA.co.id – Pengembang perumahan di Makassar mengeluh lantaran harga jual rumah menengah atas yang dipatok di atas Rp500 juta tak diminati oleh masyarakat. Untuk itu tak jarang, kini pengembang perumahan yang berlokasi di Sulawesi Selatan itu berpindah pasar bisnis untuk membangun rumah di bawah Rp500 juta.

img_title Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Konsultan PT Baruga Asri Nusa Development, Beni Syabana, mengatakan daya beli masyarakat Makassar belum mampu untuk memenuhi suplai rumah di atas harga Rp500 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Makassar daya belinya agak kurang, setelah dievaluasi harga Rp500 juta itu sulit (laku) di Makassar. Makanya, kami akan mengubah rencana jangka pendek dari rumahnya menengah ke atas menjadi menengah ke bawah," kata Beni dalam acara Developer Gathering dengan Bank BTN bertema "Keep Growing Together" di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.

img_title Mendagri Tito Karnavian: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Ia mengatakan, hal ini telah terbukti bahwa selama beberapa tahun belakangan, sejumlah pengusaha properti di Makassar mengeluhkan hal yang sama. 

"Dari harga Rp500 juta ke bawah itu di-launching 100 hingga 200 unit sebulan, dua bulan sudah habis," ujarnya.

img_title Sukseskan Program 3 Juta Rumah, BTN Resmi Dapat Suntikan Dana Rp337 Triliun dari Qatar

Menanggapi itu, Direktur Konsumer Bank BTN, Handayani, mengatakan, lesunya pasaran rumah menengah atas di Makassar dapat diatasi dengan strategi penjualan ke kota besar lainnya. Hal ini diyakininya dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan rumah tersebut.

"Jadi tidak hanya memasarkan propertinya di Makassar, bisa seperti di Jakarta, di Surabaya dan sebagainya. Dengan itu, bisa lebih memperkenalkan properti yang bapak miliki. Jadi market-nya lebih luas," tutur dia. (one)
 

Program KPR dari BRI Dukung Program Perumahan Nasional

BRI Konsisten Dukung Program Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026

BRI memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) dan telah menjangkau 122.838 debitur.

img_title
VIVA.co.id
26 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut