Program Antihoaks Facebook Dinilai Gagal Total

Logo aplikasi media sosial Facebook.
Sumber :
  • REUTERS/Thomas White

VIVA – Gerakan Facebook untuk membasmi penyebaran propaganda dan informasi salah dinilai gagal oleh kalangan jurnalis. Facebook dinilai tidak serius untuk menghentikan informasi palsu. 

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Setahun belakangan ini, Facebook mengambil inisiatif untuk mencegah beredarnya informasi tak valid dan hoaks pada mediumnya. Untuk menjalankan inisiasi tersebut, media sosial besutan Mark Zuckerberg itu menggandeng jurnalis, website pengecek informasi FactCheck.org, dan pihak lainnya, untuk memverifikasi kebenaran informasi pada Facebook.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat di Facebook ditemukan ada informasi yang tidak sesuai dengan standar jurnalistik, maka informasi yang dimuat di Facebook akan dilabeli dengan tag 'disputed'. Harapannya. penandaan itu menghentikan akses pada berita tersebut. 

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Namun, dikutip dari Mashable, Selasa 14 November 2017, jurnalis merasa setahun belakangan ini Facebook tidak menunjukkan komitmennya. 

"Mereka memiliki masalah besar, dan mereka bersandar pada organisasi lain untuk membersihkan informasi palsu," keluh salah seorang jurnalis menurut laporan The Guardian yang dikutip Mashable. 

img_title Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

Sang wartawan yang digandeng Facebook mengeluh mereka tak diberi akses statistik yang memberitahukan bagaimana progres gelombang informasi yang keliru tersebut. Bahkan, jurnalis merasa tidak tahu menahu soal sejak kapan tag 'dispute' diterapkan pada artikel yang muncul di Facebook. 

Jurnalis juga mengaku tak menyadari apakah tag tersebut benar melambatkan penyebaran artikel tak sahih tersebut atau tidak. Dalam tanggapannya, juru bicara Facebook berdalih program pelabelan berita dan informasi tersebut berjalan dengan baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Begitu sebuah berita telah dilabeli oleh salah satu mitra pengecek fakta pihak ketiga, biasanya kami akan melihat jejak berita tersebut di masa depan akan turun hingga 80 persen," tutur juru bicara Facebook. 

Namun, sebuah studi telah menunjukkan, dampak label 'dispute' tidak banyak efeknya. Pengguna Facebook tetap mengakses berita dengan label khusus tersebut, pengguna tetap terus mengklik informasi tak sahih tersebut. Bahkan, sebuah studi menemukan, Facebook tidak melabeli semua berita atau kisah palsu. 

Ilustrasi Facebook.

Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Meta nonaktifkan 184 ribu akun anak di Facebook dan Instagram sebagai bagian dari penerapan PP Tunas. Pemerintah juga menyoroti perlindungan anak di media sosial.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut