Airbnb Buka Suara soal Blokir dan Tak Bayar Pajak

Ilustrasi layanan Airbnb
Sumber :
  • www.pixabay.com/TeroVesalainen

VIVA – Layanan penginapan daring, Airbnb sedang menjadi sorotan industri wisata nasional. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia memprotes eksistensi Airbnb, sebab layanan penginapan yang ditawarkan platform asal Amerika Serikat itu menggerus ceruk bisnis pelaku hotel dan restoran. 

img_title Airbnb Didenda Rp1,2 Triliun

Asosiasi hotel dan restoran itu juga menyoroti Airbnb yang dituding tak menjalankan kewajiban membayar pajak. Untuk itu muncul usulan blokir Airbnb di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya, Airbnb membantah tudingan tersebut. Head of Public Policy Asia Tenggara Airbnb, Mich Goh menegaskan perusahaan mereka menaati ketentuan perpajakan di Indonesia. 

img_title Viral Soal Wacana Penghentian Praktik Airbnb di Bali, Kemenpar Angkat Bicara

Dia menjelaskan, Airbnb bekerja sama dengan pembuat kebijakan di seluruh dunia untuk memperluas program perusahaan dan menemukan cara yang tepat untuk mengumpulkan penerimaan pajak yang adil dari komunitas tuan rumah Airbnb. 

"Kami mengikuti peraturan yang berlaku dan membayar semua pajak yang harus kami bayar di seluruh dunia. Pajak perusahaan adalah pajak atas laba, dan Airbnb adalah perusahaan muda yang banyak berinvestasi di masa depan kita. Indonesia tidak terkecuali, dan kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk mencapai tujuan ini," ujar Goh dalam keterangan tertulisnya kepada VIVA, Jumat 24 November 2017. 

img_title Berwisata di Filipina Menggunakan eSIM Sambil Mengelola Airbnb

Goh menjalankan, kehadiran layanan Airbnb di Indonesia telah mendongkrak bisnis penginapan dan wisata lokal. Jumlah pendapatan dari layanan Airbnb, berputar dan dihasilkan di masyarakat setempat.

Dia mengungkapkan tuan rumah (host) Airbnb mendapat 97 persen dari biaya yang mereka kenakan untuk menyewakan ruang kosong mereka. Kontribusi itu bisa dilihat dalam setahun terakhir, yang mana tuan rumah di Indonesia pada umumnya memperoleh Rp28,4 juta, dengan total pendapatan seluruh tuan rumah sebesar Rp1,15 triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara terpisah, Goh menegaskan Airbnb telah berperan dalam memastikan tuan rumah dan tamu mereka membayar bagian pajak mereka dengan adil. Airbnb juga telah bermitra dengan pemerintah di seluruh dunia untuk mempermudah proses pembayaran pajak tersebut. 

"Sejak 2014, Airbnb telah mengumpulkan dan mengirimkan pajak ke lebih dari 340 komunitas di seluruh dunia dan para tamu telah membayar Rp6,9 triliun untuk pajak perjalanan dan wisata," jelasnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut