Impor RI dari Israel Terus Berkurang

Aksi demonstrasi menolak Israel di Solo.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Fajar Sodiq.

VIVA – Penyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mendeklarasikan Yerusalem menjadi Ibu Kota Israel, menuai respons keras dari berbagai negara dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Bahkan, Presiden Joko Widodo mengaku dongkol mendengar kabar tersebut. 

img_title Pacu Ekspor Nasional, Pemerintah Incar Total Transaksi US$17,5 Miliar di TEI 2026

Tidak hanya itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla pun memperingatkan ada potensi gejolak ekonomi global yang terjadi, dampak diakuinya Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh AS. Antara lain, bergejolaknya harga minyak dan menurunnya perdagangan internasional, karena potensi embargo ekonomi oleh banyak negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbicara dengan perdagangan, hubungan Indonesia dan Israel masih terus terjalin hingga saat ini. Namun, dikutip VIVA dari data Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu 13 Desember 2017, Indonesia masih untung berdagang dengan Israel. 

img_title China Perkuat Hak Kekayaan Intelektual, tapi Masih Bersinggungan dengan Hukum Internasional

Pada periode Januari hingga Oktober 2017, ekspor Indonesia ke Israel tercatat sebesar US$102 juta, sedangkan nilai impor RI dari Israel tercatat senilai US$100,66 juta. Artinya, terjadi surplus dagang senilai US$2,28 juta.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa impor RI dari Israel terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Pada 2012, impor RI dari Israel mencapai US$183,9 juta, turun menjadi US$145,9 juta (2013), US$138,8 juta (2014), US$116,7 juta (2015), dan US$103,1 di 2016. 

img_title Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Tujuan Ekspor ke Singapura Jadi Sorotan

Terlepas dari data tersebut, hingga saat ini Indonesia belum menentukan sikapnya terkait kerja sama ekonomi kedua negara. Namun, para pengusaha berharap kontroversi Trump tersebut tidak memengaruhi dunia usaha di tanah air, khususnya bidang perdagangan.

Ilustrasi ekspor impor.

Ekspor Indonesia Tumbuh 4,43 Persen, Logistik Jadi Kunci Pelaku Usaha Tembus Pasar Global

Ekspor Indonesia kini tumbuh 4,43 persen pada Januari–Juli 2026. Dukungan logistik internasional menjadi salah satu kunci ekspansi bisnis ke pasar global.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut