Tiga Cara Cepat Melunasi Utang KPR

Ilustrasi rumah.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/R. Rekotomo

VIVA – Memiliki rumah dengan cara kredit sekarang sudah sangat popular. Sangat jarang konsumen membeli rumah dengan membayar tunai alias cash. Umumnya, konsumen membeli dengan kredit, apalagi mereka yang bekerja sebagai karyawan.

img_title 70 Tahun Beroperasi, BTN Sudah Salurkan Kredit Rp595,2 Triliun

Masalahnya, tenor cicilan KPR yang sekarang berlaku umumnya sangat lama. Antara 15 hingga 20 tahun. Bahkan sekarang ada bank yang menawarkan hingga 25 tahun. Bisa-bisa, saat pensiun di usia 55 tahun, cicilan KPR Anda baru lunas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaiknya Anda sekarang mencari cara agar cepat melunasi utang KPR. Bisakah? Bisa! Jika Anda ingin melunasi KPR dengan cepat, Anda akan menggunakan kombinasi dari beberapa strategi. Mulai dari memiliki tabungan tetap, melakukan pelunasan dipercepat, angsuran ekstra berkala, lalu take over ke bank lain.

img_title Pengajuan KPR BTN Kini Bisa Lewat Ponsel Pintar

Kunci dari cara cepat melunasi KPR adalah Anda mencari dana yang lebih murah, sekaligus mengumpulkan tabungan untuk mempercepat pelunasan. Metode pelunasan yang akan dijelaskan di sini sebenarnya adalah metode standar, yaitu mengurangi pokok kredit sehingga berimplikasi pada porsi bunga yang harus kita bayarkan setiap bulan. 

Nah, agar lebih jelasnya berikut ini tiga tips yang bisa menjadi referensi Anda seperti dikutip dari HaloMoney.co.id, Kamis 28 Desember 2017:

img_title Cara Pilih KPR yang Cocok dengan Kondisi Dompet

1. Mengurangi sisa pokok KPR

Poin pertama cara cepat melunasi KPR adalah menerapkan apa yang disebut “Tabungan Tetap”. Metode pelunasan yang akan dipaparkan ini sebenarnya adalah standar, yaitu mengurangi pokok kredit sehingga berimplikasi pada porsi bunga yang harus kita bayarkan setiap bulan.

Beban cicilan KPR dapat diatasi dengan mengurangi sisa pokok. Caranya ialah menambah simpanan tabungan Anda menjadi dua kali lipat. Bila biasanya Anda menyisihkan sepertiga dari penghasilan untuk membayar cicilan KPR, kali ini coba sisihkan dua per tiga untuk mengurangi sisa pokok KPR. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentu saja, ketika menerapkan hal ini Anda harus merelakan beberapa biaya hidup terpotong, semisal makan siang di luar, tabungan, serta investasi.

Bila Anda memiliki penghasilan Rp9 juta per bulan, di mana sekitar Rp 3 juta digunakan untuk mencicil KPR Anda memiliki sekitar Rp6 juta untuk biaya hidup. Ke depan, Anda bisa mengurangi biaya hidup, misalnya menjadi sekitar Rp4 juta saja per bulan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut