Sepanjang 2017, RI Untung Dagang Internasional

Dua pekerja di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok tengah melintas dengan sepeda motor.
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

VIVA – Badan pusat Statistik mencatat neraca perdagangan RI sepanjang 2017, surplus sebesar US$11,84 miliar. Angka surplus berhasil dicapai sepanjang 2017, meskipun capaian neraca dagang pada Desember 2017 tercatat defisit sebesar US$270 juta.

img_title Semester I-2026, Kinerja Ekspor Sido Muncul Naik 28 Persen

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, sepanjang 2017, defisit neraca dagang hanya terjadi selama dua bulan, yakni di bulan Desember dan Juli 2017. Di mana pada Juli sebesar 274,4 juta dan Desember US$270 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Neraca perdagangan Desember 2017 defisit 270 juta, ini adalah yang kedua. Di mana, pertama-pertama terjadi di Juli 2017 ," kata Suhariyanto di kantornya, Senin 15 Januari 2018.

img_title Korporasi Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Kerugian Negara Capai Rp2 Triliun

Jika dibandingkan dengan 2016, menurutnya kenaikan surplus neraca perdagangan cukup tinggi. Adapun pada 2016, surplus tercatat sebesar US$9,53 miliar, sedangkan 2017 melesat naik US$11,84 miliar.

"Jadi neraca dagang 2017 ini menggembirakan, karena kita mengalami surplus lebih tinggi dari 2016. Angka surplus US$11,84 miliar itu terjadi, karena surplus sektor non minyak dan gas bumi besar, yaitu US$20 miliar. Namun, terkoreksi migas sebesar US$8,56 miliar. Tentunya, kita optimis 2018 akan lebih besar lagi," kata dia.

img_title Siapkan Jalur Alternatif, Irak Targetkan Naikkan Ekspor Minyak 5 Juta Barel per Hari

Dia pun menjelaskan, terjadinya defisit sektor migas pada akhir tahun lalu lebih diakibatkan oleh naiknya harga minyak belakangan di kisaran US$60 per barel. Adapun sektor migas Desember 2017, tercatat defisit sebesar US$1,04 miliar yang mengoreksi surplus non migas US$774 juta.

"Jadi, nilai ekspor kita US$14,79 miliar, impor kita US$15,06 miliar, sehingga defisit US$0,27 miliar. Itu dipicu oleh surplus sektor non migas terkoreksi oleh defisit sektor migas. Memang, karena kita harus hati-hati harga minyak terus mengalami peningkatan," katanya.

Direktur Utama DSI Luke Thomas Mahony.

Bos DSI Targetkan Dongkrak Kepercayaan Global Terhadap Pasar Komoditas Indonesia, Begini Strateginya

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mentargetkan penguatan kepercayaan terhadap pasar komoditas Indonesia. Hal itu dilakukan melalui sejumlah langkah strategis.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut