Diisukan Bakal Diganti Pelita Air Service, Bos Garuda Ungkap Ini

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.
Sumber :
  • VIVA/Anry Dhanniary

VIVA – Maskapai penerbangan kebanggaan Tanah Air Garuda Indonesia kembali mendapat kabar tak sedap. Usai dikabarkan akan ditutup karena utang yang membengkak, national flight carrier itu dikabarkan akan diganti Pelita Air Service.

Hal itu santer didengar media usai adanya wacana dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bakal menjadikan maskapai milik PT Pertamina itu sebagai pengganti Garuda Indonesia.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa hal tersebut merupakan pandangan dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas Garuda Indonesia.

Baca juga: Heboh Jembatan Cantik Ikon Baru Kota Banjarmasin 

Menurut dia, pandang itu tentunya dalam melihat berbagai kemungkinan melalui perspektif yang lebih luas atas berbagai opsi-terkait langkah pemulihan kinerja Garuda Indonesia.

Adapun fokus utama kami di Garuda Indonesia saat ini adalah untuk terus melakukan langkah akseleratif pemulihan kinerja yang utamanya dilakukan melalui program restrukturisasi menyeluruh yang tengah kami rampungkan.
 
"Upaya tersebut turut kami intensifkan melalui berbagai upaya langkah penunjang perbaikan kinerja Garuda Indonesia secara fundamental khususnya dari basis operasional penerbangan," kata Irfan saat dihubungi VIVA. 

Untuk itu, Irfan tetap optimistis dengan sinyal positif industri penerbangan nasional di tengah situasi pandemi yang mulai terkendali serta dibukanya sektor pariwisata unggulan Indonesia.