Bakal Ada Peta Jalan dan Master Plan Genjot Ekonomi Bali, Ini Fokusnya

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat vaksinasi COVID-19.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat vaksinasi COVID-19.
Sumber :
  • Dok. Bappenas

VIVA – Kementerian PPN/Bappenas bersama Pemerintah Provinsi Bali akan meluncurkan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali Menuju Bali Era Baru: Hijau, Tangguh, dan Sejahtera. Selain itu ada pula Master Plan Pengembangan Kawasan Pariwisata Ulapan.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengungkapkan, peta jalan ini, menjabarkan strategi dan rencana aksi pemulihan ekonomi jangka pendek dan strategi transformasi ekonomi Bali dalam jangka menengah-panjang. Selain itu juga mengakomodasi perubahan kehidupan setelah COVID-19 untuk menata kembali perekonomian Bali secara berkelanjutan.

"Perubahan tersebut di antaranya mempercepat otomatisasi dan digitalisasi pada segala aspek aktivitas pembangunan. Memperkuat sektor lainnya di luar pariwisata, mengembangkan pariwisata berkualitas serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan melalui ekonomi hijau," ujar Suharso di Jakarta, dikutip dari keterangannya, Kamis 2 Desember 2021.

Baca juga: Gedung Cyber Kebakaran, 2 Broker di BEI Kesulitan Transaksi Saham

Dia meyakini, ekonomi Bali diharapkan akan pulih lebih kuat melalui upaya-upaya tersebut. Tidak hanya kembali ke trajectory pertumbuhan sebelum Pandemi COVID-19, namun mampu tumbuh berkelanjutan dan bertransformasi. 

"Menuju Bali yang lebih hijau, tangguh, dan sejahtera," tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, ada enam strategi besar transformasi ekonomi Bali yang ada di peta jalan tersebut. Yaitu Bali Pintar dan Sehat, Bali Produktif, Bali Hijau, Bali Smart Island, Bali Terintegrasi, dan Bali Kondusif.