Kementan Gaet Peruri Data Ternak Usai Vaksinasi PMK Secara Digital

Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada sapi.
Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) pada sapi.
Sumber :
  • VIVA/Teguh Joko Sutrisno

VIVA Bisnis – Kementerian Pertanian (Kementan) memperluas cakupan jumlah penandaan dan pendataan ternak usai vaksinasi Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) menggunakan tanda pengenal atau identitas pada ternak berupa Eartag Secure QR Code yang terhubung secara digital. 

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Nasrullah saat menghadiri penandatanganan kerja sama dengan Peruri untuk pengadaan Eartag Secure QR Code untuk ternak yang dilaksanakan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Nasrullah menjelaskan, penandaan dan pendataan yang dilakukan pada ternak pasca vaksinasi PMK ini menggunakan tanda pengenal atau identitas pada ternak berupa Eartag Secure QR Code yang terhubung secara digital melalui aplikasi yang bernama “Identik PKH” pada handphone berbasis android. 

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 5 Agustus 2022: Global dan Antam Meroket

Aplikasi tersebut sudah tersedia dan dapat diunduh melalui Google PlayStore. Hal ini menurutnya dilakukan terutama untuk mengidentifikasi ternak-ternak yang telah divaksin melalui kartu vaksin virtual yang dapat dilihat oleh siapapun melalui aplikasi tersebut. 

“Pemasangan eartag ini bertujuan untuk memudahkan pencatatan dan pendataan, serta seleksi dalam tata laksana pemeliharaan,” ungkap Nasrullah dalam keterangan tertulisnya, Jumat 5 Agustus 2022. 

“Kami kerja sama dengan Peruri untuk pengadaan eartag Secure QR Code sebanyak 14.825.819 unit yang akan didistribusikan ke 23 provinsi di Indonesia yang terdampak PMK,” tambahnya menjelaskan.