Erick Thohir: Prioritas BUMN adalah Berpihak pada UMKM  

Menteri BUMN Erick Thohir.
Menteri BUMN Erick Thohir.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kemenhub

VIVA Bisnis – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menegaskan, keberpihakan terhadap UMKM merupakan salah satu prioritas Kementerian BUMN.

Dia menilai, kontribusi BUMN dalam pertumbuhan ekonomi kuartal II 2022 yang mencapai sebesar 5,44 persen (yoy), berkorelasi langsung dengan peningkatan daya saing UMKM.
 
"Keberpihakan kepada UMKM menjadi bagian terpenting dalam upaya Indonesia membangun ekonomi kerakyatan," kata Erick dalam keterangannya, Selasa 9 Agustus 2022.

Baca juga: Simak Aturan Kemenhub Terbaru Soal Batas Tarif Ojek Online

Erick menekankan, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebut, jumlah UMKM di Indonesia mencapai sekitar 65 juta pelaku. Jumlah itu menyumbang 62 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp8.574 triliun.

"Jangan lupa, UMKM sukses menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar, yakni sekitar 97 persen dari daya serap dunia usaha pada 2020," ujarnya.
 
Dia menilai, ketahanan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global, tidak terlepas dari peran BUMN yang sehat sebagai motor pemulihan ekonomi nasional. Menurut Erick, pertumbuhan ekonomi yang besar akan terasa percuma, jika tak diiringi dengan peningkatan daya saing UMKM.

Menteri BUMN, Erick Thohir menghadiri Pesta Rakyat Simpedes

Menteri BUMN, Erick Thohir menghadiri Pesta Rakyat Simpedes

Photo :
  • Humas BRI

 
Apalagi, saat ini porsi pembiayaan untuk UMKM di Indonesia baru sekitar 20 persen, atau masih tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga. Misalnya seperti Singapura yang sudah sebesar 39 persen, Malaysia dan Thailand sebesar 50 persen, Jepang 65 persen, dan Korea Selatan sebesar 80 persen.
 
"Pak Presiden bertekad, pembiayaan perbankan sektor UMKM dapat mencapai 30 persen pada 2024 dan terus meningkat hingga 50 persen," ujar Erick.
Menteri BUMN Erick Thohir di Surabaya.

Menteri BUMN Erick Thohir di Surabaya.

Photo :
  • istimewa

Erick yang juga merupakan Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu terus mendorong BUMN, untuk meningkatkan akselerasi dalam membantu UMKM naik kelas. Baik lewat program kredit usaha rakyat (KUR), hingga platform Pasar Digital (PaDi) UMKM. 

Hingga saat ini kontribusi bank-bank Himbara terhadap KUR nasional mencapai Rp260 triliun, sekitar 92,4 persen dari total KUR yang sebesar Rp282 triliun.
 
"Padi UMKM sebagai jembatan untuk mempertemukan UMKM ke dalam ekosistem pengadaan BUMN, telah mencapai total nilai transaksi Rp18 triliun bersama 12.960 UMKM per kuartal II 2022," ujarnya.