Bahlil Sebut Indonesia Bisa Balik Modal 2 Tahun Asalkan Dividen Naik

Bahlil Lahadalia dan CEO Freeport McMoRan Richard C.Adkerson gelar orasi ilmiah
Bahlil Lahadalia dan CEO Freeport McMoRan Richard C.Adkerson gelar orasi ilmiah
Sumber :
  • VIVA/Agus Setiawan

VIVA Bisnis – Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia melanjutkan roadshow kampus orasi ilmiah Rabu, 5 Oktober 2022 di dua kampus yakni Institut Teknologi Bandung dan juga Universitas Indonesia.

Pada orasi ilmiah yang dilakukan di kampus ITB tersebut, Bahlil Lahadalia sangat mengapresiasi pihak PT Freeport Indonesia. Sebab, PT Freeport Indonesia selalu menaati peraturan. Juga, pendapatan negara juga ikut naik. Bahkan, Indonesia akan bisa balik modal dalam jangka waktu 2 tahun. Hal ini lantaran dividen terus merangkak naik.

Bahlil Lahadalia dan CEO Freeport McMoRan Richard C.Adkerson gelar orasi ilmiah

Bahlil Lahadalia dan CEO Freeport McMoRan Richard C.Adkerson gelar orasi ilmiah

Photo :
  • VIVA/Agus Setiawan

“Kalau ditanya apresiasi sebagai Menteri investasi saya apresiasi. Kenapa? Karena semua aturannya ditaati. Bangun smelter ditaati, pendapatan negara naik, deviden untuk inalum naik,”kata Bahlil Lahadalia saat ditemui di kampus ITB, Rabu, 5 Oktober 2022.

“Inget loh, kalo kalo dividennya begini terus akusisi saham 51 persen, itu maksimal 5-6 tahun terjadi break even point, 2024-2025. Kalau dia pakai untuk mengembalikan saja bisa selesai itu (balik modal),”imbuhnya.

Menurutnya, keuntungan bisa dinikmati masyarakat Indonesia sebesar-besarnya dari Freeport setelah dikuasai pemerintah sejak tahun 2018.

Untuk menarik investor dari luar memang membutuhkan waktu. Bahlil mengatakan jika dirinya diberi target oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2023 sebesar Rp1.400 triliun. Ini bukan perkara mudah baginya lantaran tahun depan juga merupakan tahun politik.