Jet Mungil Prabowo Seharga Rp 250 Miliar

VIVAnews - Berbeda dengan kakaknya, Prabowo Subianto yang berkampanye dengan menyewa pesawat eksekutif jet Fokker-100. Adiknya, Hashim Djojohadikusumo memilih menggunakan pesawat jet milik pribadi Embraer EMB-135BJ Legacy 600.

"Keluarga Prabowo punya satu pesawat eksekutif dan satu helikopter," ujar Mayjen (Purn) Johny Wahab, Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa malam, 24 Maret 2009. 

Prabowo menitipkan pesawat tersebut ke Premi Air, sebuah maskapai yang bergerak di bidang carter pesawat eksekutif.

"Pak Hashim yang banyak memakai pesawat ini untuk kampanye ke daerah," ujar seorang staf Premi Air. Pekan lalu, VIVAnews memergoki rombongan Hashim memakai pesawat ini saat akan berkampanye di Solo.

Menurut staf itu, Hashim - yang getol mengusung program 3 juta laptop bagi mahasiswa itu - memilih Embraer karena kapasitasnya lebih kecil dibandingkan pesawat Fokker yang ditumpangi oleh Prabowo.

Embraer Legacy 600 berkapasitas sekitar 8 - 13 orang penumpang. Sedangkan, Fokker berkapasitas sedikitnya 32 penumpang.

Embraer adalah pesawat jet eksekutif buatan Empresa Brasileira de Aeronautica SA (Embraer), Brasil. Pesawat jet mungil ini sengaja didesain untuk pebisnis. Panjang pesawat ini cuma 26,33 meter dan lebar sayap 21,17 meter, serta tinggi 6,76 meter.

Hashim adalah pengusaha papan atas di bidang energi yang berkibar Kazakhstan. Dari kantornya di Bidakara, dia mengomandani bisnisnya yang bergerak di perminyakan, batu bara, perkebunan kelapa sawit dan lainnya.

Menurut data situs Embraer, harga satu pesawat Embraer sekitar US$ 25,4 juta atau sekitar Rp 250 miliar.