Dua Warga Inggris Keracunan Novichok

Polisi di Kota London, Inggris, berjaga di sekitar lokasi perkara beberapa waktu lalu. (Ilustrasi)
Sumber :
  • REUTERS/James Cropper

VIVA – Dua warga Inggris menderita sakit parah setelah terpapar Novichok, zat kimia yang sama yang digunakan untuk menyerang mantan agen Rusia dan putrinya pada Maret lalu.

img_title Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny Keracunan Novichok Bikin Heboh

Seorang wanita berusia 44 tahun dan pria berusia 45 tahun, dirawat di rumah sakit setelah ditemukan dalam keadaan tidak sehat di Kota Amesbury, Inggris. Tempat itu hanya beberapa mil jauhnya dari Salisbury, di mana Sergei Skripal dan putrinya Yulia, diserang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paramedis tiba di sebuah rumah di Amesbury, setelah wanita yang diduga bernama Dawn Sturgess pingsan, kemudian seorang pria lainnya bernama Charlie Rowley juga jatuh sakit.

img_title GTA 6 Sebentar Lagi Rilis, Ini Jadwal Jam Main di Indonesia

Pasangan tersebut, yang kemudian dirawat di Rumah Sakit Salisbury Districy, pada awalnya diyakini mengambil heroin atau kokain dari tempat yang terkontaminasi. Namun, tes menunjukkan bahwa mereka telah diracuni dengan Novichok.

"Saya telah menerima hasil tes dari Porton Down (pusat penelitian militer), yang menunjukkan bahwa dua orang telah terpapar dengan agen saraf Novichok," kata Neil Basu, petugas anti-terorisme senior di Inggris.

img_title Kronologi Oki Rengga Ngamuk di Stadion saat Laga PSMS Vs Persija, Cekcok dengan Suporter

Basu mengatakan hingga kini belum diketahui bagaimana kedua orang asli Inggris tersebut bisa terpapar Novichok, atau apakah mereka telah ditargetkan secara khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tidak mengetahui alasan atau bukti bahwa mereka ditargetkan dengan cara apa pun. Tidak ada latar belakang mereka yang menjadi alasan tersebut," ujar Basu, sebagaimana dilansir Reuters.

Sekitar 200 petugas kontra-terorisme telah dikerahkan untuk menangani kasus tersebut. Polisi juga telah membatasi lima wilayah berbeda termasuk taman dan properti di Salisbury, serta apotek dan pusat komunitas gereja di Amesbury.

UNTV/AP Photo/picture-alliance

Jerman Kritik Keras Rusia Soal Navalny di Sidang Umum PBB

Rusia diminta harus berbuat lebih banyak untuk selidiki kasus Navalny.

img_title
VIVA.co.id
1 Oktober 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut