Data 9,4 Juta Penumpang Dibobol, Cathay Pacific Minta Maaf

Pesawat Airbus A340-300 milik Cathay Pacific
Sumber :
  • cathaypacific.com

VIVA – Maskapai penerbangan Cathay Pacific mengakui telah terjadi peretasan hingga 9,4 juta data penumpangnya. Hal itu terungkap setelah kasus peretasan data penumpang menyeruak di industri penerbangan internasional belum lama ini.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Dikutip dari laman BBC, nomor paspor, alamat email dan rincian informasi kartu kredit menjadi hal yang bocor kepada pihak yang tak berwenang. Chief Executive Cathay Pacific, Rupert Hogg meminta maaf atas kejadian ini. Namun dia melanjutkan bahwa belum ada laporan bahwa informasi itu disalahgunakan hingga menimbulkan kerugian. Disebutkan pula belum ada laporan bahwa kata kunci penumpang untuk berbagai akun juga bocor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara beberapa pekan lalu, British Airways juga secara terbuka mengungkapkan bahwa terjadi peretasan terhadap data-data penumpang mereka.

img_title 7 HP Murah Rp2 Jutaan dengan Fitur Keamanan Terbaik 2026, Data Pribadi Lebih Aman Tanpa Harus Beli Flagship

"Kami sangat menyesal dan minta maaf atas kasus yang menimpa keamanan data dan bisa merugikan konsumen kami," kata Rupert Hogg.

Hogg menyatakan, maskapai yang berbasis di Hong Kong itu juga sudah mengadakan penyelidikan terkait kasus pencurian data tersebut.

img_title Data Pribadi Kini Lebih Berharga daripada Uang

"Kami merespons dengan segera dan melakukan penyelidikan melalui firma siber terpercaya dan sedang menguatkan sistem IT kami," kata dia lagi.

Desktop SFF RTX Spark.

Desktop Seukuran Kotak Sepatu Ini Dibekali Superchip Nvidia, Data Pribadi Diklaim Aman

Nvidia RTX Spark menghadirkan platform komputasi terbaru, yang menggabungkan kinerja agen personal, pembuatan konten tingkat lanjut, dan gaming berperforma tinggi.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut