WNI Diduga Teroris Ditangkap Malaysia Pernah Kerja di Perkebunan

Juru bicara Kemnlu RI, Arrmanatha Nasir
Sumber :
  • VIVA / Lilis Khalisotussurur

VIVA – Kedutaan Besar RI di Malaysia telah mendapatkan akses kekonsuleran untuk bertemu dengan satu warga negara Indonesia, yang diduga terlibat dalam rencana aksi terorisme. WNI tersebut saat ini dalam keadaan baik.

img_title Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir mengatakan, saat ada diduga WNI yang ditangkap, KBRI telah meminta akses kekonsuleran kepada Kepolisian Malaysia. Akses tersebut sudah diberikan sejak kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, ada dua wakil KBRI kemarin bertemu WNI yang diduga ikut dalam kelompok radikal, yang dituduh berencana melakukan kegiatan teroris. WNI tersebut sudah dalam keadaan baik," kata Arrmanatha di Jakarta, Kamis 16 Juni 2019.

img_title Kopilot Flydubai Serang Pilot Tujuan Israel Pernah Dilarang Terbang karena Pandangan Ekstremis

Berdasarkan informasi yang diterima dari WNI tersebut, dia telah berada di Malaysia sejak 2017 dan bekerja di berbagai tempat. Beberapa di antaranya di perkebunan semangka, berbagai ladang, dan terakhir bekerja di pabrik seng.

"Saat ini, memang proses investigasi masih terus dilakukan oleh pihak polisi Malaysia dan tentunya kita menunggu apa hasil investigasi dan tuduhan yang diberikan dan akan diangkat ke pengadilan," ujarnya.

img_title 3 Terduga Teroris ditangkap di Sulteng, Ada yang Sudah 9 Tahun Tinggal Menyamar Jadi Petani

Pihak Kementerian Luar Negeri memastikan, WNI tersebut membutuhkan pendampingan atau bantuan hukum, maka sudah menjadi kewajiban dari KBRI untuk memfasilitasi dan membantu memberikan pendampingan apabila dibutuhkan oleh WNI.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Malaysia, Abdul Hamid Bador mengatakan, ada empat terduga teroris yang ditangkap. Keempatnya terdiri dari seorang WN Malaysia, seorang WNI, dan dua pengungsi Rohingya dari negara bagian Rakhine di Myanmar. (asp)

Ilustrasi Bendera Iran

Iran Tetapkan AU dan AL Inggris Organisasi Teroris

Iran menuduh Inggris berpartisipasi dalam serangan AS-Israel melawan Iran dengan memberikan akses ke pangkalan serta fasilitas militer dan logistik di bawah Inggris

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut