Membawa Maut, Ebola Ditetapkan Epidemi oleh Guinea

Virus ebola
Sumber :
  • Times of India

VIVA – Guinea telah mengumumkan epidemi Ebola setelah tiga orang meninggal dunia dan empat lainnya jatuh sakit akibat penyakit yang ditimbulkan.

img_title Di Hari Ulang Tahun Prabowo ke-75, Jokowi Mendoakan Kesehatan Presiden

Tujuh orang tersebut jatuh sakit karena diare, muntah dan pendarahan setelah menghadiri pemakaman di Goueke dekat perbatasan Liberia. Kementerian Kesehatan Guinea mengonfirmasi para pasien yang terinfeksi telah diisolasi di pusat perawatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menghadapi situasi ini dan sesuai dengan peraturan kesehatan internasional, pemerintah Guinea mengumumkan epidemi Ebola," kata pernyataan Kemenkes Guinea dilansir Al Jazeera, Senin 15 Februari 2021.

img_title Tak Harus Selalu ke Luar Negeri, Layanan Medis di Indonesia saat ini Terus Berkembang

Menteri Kesehatan Remy Lamah mengaku sangat prihatin dengan kematian tersebut yang pertama kali terjadi lagi sejak epidemi pada tahun 2013-2016 lalu. Pada kasus-kasus Ebola yang terjadi pertama kali di Guinea, ada 11.300 orang meninggal di seluruh wilayah Afrika Barat. Sebagian besar kasus terjadi di Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Tes kesehatan putaran kedua sedang dilakukan untuk mengonfirmasi diagnosis Ebola terbaru. Petugas kesehatan juga sedang bekerja, melacak dan mengisolasi kontak dari kasus-kasus tersebut.

img_title Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pasca Bencana Sumatera Dikebut

Guinea menyatakan segera mengontak Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan badan kesehatan internasional lainnya untuk mendapatkan vaksin Ebola. Vaksin ini telah sangat membantu tingkat kelangsungan hidup masyarakat di sana, dalam beberapa tahun terakhir.

Direktur Regional WHO untuk Afrika, Dr Matshidiso Moeti mengatakan munculnya kasus baru Ebola di Guinea adalah sebuah perhatian besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tim kesehatan di Guinea sedang bergerak untuk melacak dengan cepat penyebaran virus ini untuk mencegah infeksi lebih lanjut. WHO mendukung pihak berwenang untuk menyiapkan pengujian, pelacakan kontak dan struktur pengobatan," ujar Moeti.

Penggunaan vaksinasi Ebola yang  meluas kepada lebih dari 40.000 orang telah membentu mengekang penyebaran penyakit tersebut. Aliansi vaksin Gavi pada Januari 2021 lalu menegaskan ada persediaan darurat global vaksin sebanyak 500 ribu dosis, untuk menanggapi wabah di masa depan dengan cepat.

Depresi pada anak

Gawat, Data Chek Kesehatan Gratis Ungkap 380 Ribu Anak Indonesia Alami Depresi

Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) gejala depresi pada anak sekolah dan remaja tercatat lebih dari empat kali lipat dibandingkan kelompok dewasa dan lansia.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut