Dua Pelancong di Sydney Tertular Omicron Transit di Changi

Lakukan Hal-Hal Ini saat Transit di Bandara Changi
Sumber :

VIVA – Kementerian kesehatan Singapura mengatakan dua pelancong dari Johannesburg yang dites positif varian virus corona Omicron di Sydney, telah transit melalui bandara Changi.

img_title Pernah Ingin Bela Australia, Mathew Baker Kini Mantap Pilih Timnas Indonesia

Kedua orang tersebut meninggalkan Johannesburg pada 27 November dengan penerbangan Singapore Airlines dan tiba di Changi pada hari yang sama untuk penerbangan transit mereka, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. Keduanya telah dites negatif untuk COVID-19 sebelum keberangkatan, tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian mengatakan sebagian besar pelancong tetap berada di area transit di Bandara Changi. Dari tujuh orang yang turun, enam telah ditempatkan pada pemberitahuan tinggal di rumah selama 10 hari, sedangkan yang ketujuh, kontak dekat dengan individu yang terinfeksi dalam penerbangan, telah dikarantina.

img_title Mengenal Ghost Shark, Persenjataan Baru Bawah Air Australia

"Pelacakan kontak sedang berlangsung untuk staf bandara yang mungkin melakukan kontak sementara dengan kasus-kasus itu," kata kementerian itu.

Pihak berwenang Australia mengatakan pada Minggu bahwa dua penumpang yang dites positif pada saat kedatangan di Sydney telah divaksin sepenuhnya dan telah ditempatkan di ruang isolasi.

img_title Tolak Panggilan Australia, Mathew Baker Ungkap Kebanggaan Membela Timnas Indonesia

Omicron telah mendorong negara-negara di seluruh dunia termasuk Amerika Serikat untuk membatasi perjalanan dari Afrika selatan, tempat virus itu pertama kali terdeteksi. Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan varian itu membawa risiko lonjakan infeksi yang sangat tinggi, tetapi mengatakan belum ada kematian yang dikaitkan dengan varian baru itu. (Ant/Antara)

(FOTO ILUSTRASI) Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Australia Kirim Tawaran Khusus untuk Indonesia di Tengah Karhutla, Ini Kata Menko Dudung

Sejumlah negara sahabat mulai menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ada Malaysia, Singapura, hingga Australia.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut