6 Fakta Diktator Dunia, Perbuatan Kelewat Kejam Bikin Geram

Joseph Stalin.
Sumber :
  • U-Report

5. Kim Jong Un

img_title Trump Mau Akhiri Perang dengan Iran Meski Tanpa Kesepakatan Nuklir

Kim Jong Un memimpin Korea Utara selama 10 tahun. Dia dianggap sebagai diktator muda bagi dan sangat gigih untuk mengejar program senjata nuklir. Senjata nuklir itu ditujukan untuk menargetkan Amerika Serikat dan sekutunya. Kim Jong Un memiliki gudang senjata yang berisi 60 nuklir. Kemampuan itu memungkinkannya memperkuat persatuan domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 7 Maret 2013, Korea Utara mengancam akan melancarkan 'serangan nuklir preemptive' kepada Amerika Serikat, serta berencana untuk "menyapu habis" Pulau Baengnyeong milik Korea Selatan. Korea Utara juga mengungkapkan rencananya untuk melancarkan serangan nuklir terhadap kota-kota AS seperti Los Angeles dan Washington, D.C.

img_title Pertumbuhan Partai Komunis Tiongkok Melambat Sejak 5 Tahun Terakhir, Anggotanya Semakin Menua

Untuk mempersiapkan serangan terhadap Korea Selatan, Komite Sentral Partai Buruh Korea menggelar rapat pleno pada tanggal 31 Maret 2013. Dalam rapat tersebut, Kim Jong-un mengumumkan bahwa Korea Utara akan mengadopsi "strategi pertahanan baru untuk melaksanakan pembangunan ekonomi dan senjata nuklir secara bersamaan.

6. Fidel Castro

img_title Kerja Nyata Jadi Tolok Ukur Organisasi Berkualitas, Angela Tanoesoedibjo Dorong Legislator Hadir untuk Masyarakat

Fidel Alejandro Castro Ruz adalah seorang pejuang revolusi dan politikus Kuba yang berhaluan komunis. Castro menjabat sebagai Perdana Menteri Kuba dari 1959 hingga 1976 dan sebagai Presiden Kuba sejak 1976 hingga 2008. Selain itu, ia juga mengemban jabatan Sekretaris Pertama Partai Komunis Kuba dari 1965 hingga 2011.

Castro berhasil memegang kendali atas tiga puluh ribu tentara pemerintah Kuba, hingga ia dilantik sebagai Perdana Menteri Kuba pada 16 Februari 1959. Pada masa pemerintahannya ia menerapkan sistem Marxisme dengan meluncurkan Reformasi Agraria dan menasionalisasi seluruh aset Amerika di Kuba hingga Amerika akhirnya tidak lagi mendukung pemerintahan Castro. 

Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Presiden Prabowo

Bertemu Prabowo, Putin Singgung Kerja Sama Energi Nuklir Rusia-Indonesia

Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkap strategisnya hubungan Rusia dan Indonesia di kawasan Asia Pasifik. Kerja sama di sektor energi nuklir turut dibahas

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut