5 Negara Paling Sering Batal Puasa, Ada yang 23 Jam Tahan Lapar

Ilustrasi puasa.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Negara paling sering batal puasanya, karena memiliki waktu terlama dalam menahan lapar dan haus pada momen Bulan Suci Ramadhan. Ramadhan merupakan salah satu bulan paling penting bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia. Hal tersebut karena, Ramadhan merupakan bulan ketika Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu pertama dari Allah SWT. Ini juga merupakan bulan ketika ayat terakhir dari Alquran ditemukan.

img_title Tiga Kader Muhammadiyah Gugat soal Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadhan dan Idul Fitri ke MK

Setiap tahunnya, umat muslim di seluruh dunia berpuasa sepanjang bulan Ramadhan. Di setiap negara tentunya memiliki waktu yang berbeda-beda dalam menjalani ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi puasa

Photo :
  • pixabay

img_title Dongkrak Transaksi 15 Kali Lipat, Tokopedia-TikTok Shop Ungkap Kesuksesan Ramadhan Ekstra Seru 2026

Itu semua tergantung di mana Anda tinggal, Anda mungkin harus berpuasa di mana saja dari 20 jam atau hanya 11 jam. Bulan Ramadhan berlangsung selama dua minggu lebih awal setiap tahunnya. Selama Ramadhan, diperkirakan akan ada lebih dari satu miliar Muslim di seluruh dunia yang akan menjalankan puasa dari matahari terbit hingga terbenam selama sebulan penuh.

Meski bulan puasa jatuh pada waktu yang sama di seluruh dunia, durasi puasa di setiap negara di dunia bisa berbeda-beda. Perbedaan durasi puasa ini disebabkan oleh perbedaan posisi matahari yang mengikuti gerak semu setiap tahunannya.

img_title Jalani Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Benarkah Pahalanya Setara Puasa Setahun?

Durasi puasa yang lebih lama akan dialami sejumlah negara di belahan utara khatulistiwa, terutama negara-negara yang memiliki musim panas di bulan-bulan tertentu sehingga akan menerima sinar matahari lebih lama dari selatan.

Contohnya adalah durasi puasa bagi umat Islam yang tinggal di Kota Reykjavik, Islandia, yang akan memiliki rekor puasa terlama tahun ini yaitu 16 jam 50 menit. Tidak hanya Islandia, ada juga Finlandia yang konon katanya menghabiskan waktu 23jam untuk menjalani ibadah puasa setiap harinya.

Ilustrasi membuang waktu.

Photo :
  • U-Report

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, negara-negara di belahan bumi selatan cenderung memiliki periode puasa yang lebih pendek. Contohnya adalah durasi puasa bagi umat Islam di Selandia Baru, Argentina, dan Afrika Selatan yang akan berpuasa dengan rentang waktu rata-rata hanya 11 jam hingga 12 jam.

Nah, berikut ini kami bagikan beberapa negara paling sering batal sahur, lantaran memiliki waktu puasa sangat panjang dan lama. Memiliki waktu puasa sangat lama, membuat sebagian muslim di beberapa negara berikut ini menyerah dan tidak melanjutkan ibadah puasa dalam sehari penuh.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut