10 Pemimpin Dunia Paling Berkarisma Sepanjang Sejarah
- Wikimedia Commons / National Gallery of Art
VIVA – Pemimpin dunia paling berkarisma tentu menjadi salah satu tolak ukur, agar rakyatnya percaya jika mereka mampu mencapai  tujuan yang dicita-citakannya demi negaranya. Seorang pemimpin dunia paling berkarisma itu harus mampu menunjukkan sisi percaya dirinya, menarik, mampu mengambil risiko dan visioner.
Dengan memiliki wajah yang berkarisma tentu seorang pemimpin dengan mudah memengaruhi anggota, rakyat, serta bawahannya. Â Seorang pemimpin berkarisma tentu bisa membuat Anda semua bersemangat akan sebuah visi dan cara untuk mencapainya.Â
Ini adalah naluri manusia yang umum. Sementara itu, para pemimpin bisa efektif tanpa menjadi karismatik, memiliki karisma kombinasi dengan pesona, gairah, dan persuasif yang unggul. Tentu saja ini bisa menjadi aset yang sangat besar dalam diri seorang pemimpin dunia.
Sangat sulit untuk menolak orang yang karismatik. Ambil saja contohnya, Cesar Chavez. Aktivis buruh dan hak-hak sipil merupakan salah satu pembicara yang bijaksana dan berkarisma tetapi semangatnya ketika berbicara, ditambah kemampuan untuk berhubungan dengan orang biasa.
Selain itu dia memiliki karisma yang membuat begitu banyak orang berduyun-duyun ke tujuannya. Tentu saja, karisma tidak selalu merupakan hal yang positif. Beberapa pemimpin karismatik dapat membuat orang melakukan beberapa hal yang sangat buruk.Â
Mengutip dari people.howstuffworks.com berikut ini daftar pemimpin dunia paling berkarisma sepanjang sejarah.
10. Napoleon Bonaparte
ilustrasi Napoleon Bonaparte
Napoleon Bonaparte pernah meminta emas dan perak dari orang-orang yang dia taklukkan, kemudian dia membagikannya kepada prajuritnya sebagai ucapan terima kasih, memastikan kesetiaan mereka.
Meskipun berdiri hanya setinggi 5 kaki, 2 inci (1,57 meter), dan diejek sebagai seorang anak di Corsica karena dia tidak berbicara bahasa Prancis yang benar, Napoleon Bonaparte adalah seorang pemimpin yang fenomenal. Sebagai seorang perwira muda di tentara Prancis, dia cerdas, agresif dan tak kenal takut, dan menginspirasi kesetiaan yang besar pada siapa saja yang dia temui.Â
Karena sifat-sifat ini, tentara Bonaparte memenangkan banyak pertempuran untuk Prancis, dan pada usia 34 tahun ia menjadi kaisar negara itu pada tahun 1804. Bonaparte berhasil karena dia secara naluriah tahu banyak tentang perilaku manusia seperti fakta bahwa Anda perlu menunjukkan penghargaan kepada mereka yang membantu Anda sukses.Â