Menilik Sejarah Masjid Quba

Masjid Quba
Masjid Quba
Sumber :
  • MCH / Zaky Al Yamani

Rasulullah SAW. bersabda: "Barang siapa yang bersuci di rumahnya kemudian mendatangi Masjid Quba dan sholat di dalamnya, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala umroh," (HR. Ibnu Majah).
oleh: Nasrullah Jasam

 

VIVA – Bagi jemaah haji atau umroh, Masjid Quba adalah masjid yang kerap dikunjungi baik sebagai situs sejarah maupun dengan tujuan untuk ibadah. Masjid Quba adalah masjid yang sering disebutkan dalam buku-buku sejarah sebagai Masjid yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah SAW di Madinah al Munawwarah dan masjid yang pertama kali dibangun dalam Islam. 

Quba sendiri asalnya adalah nama sebuah sumur, yang kemudian menjadi nama perkampungan yang dihuni oleh Bani 'Amru bin 'Auf. Dinamakan masjid Quba, karena ketika Rasulullah SAW. hijrah ke Madinah melewati pemukiman Bani 'Amru bin 'Auf tepatnya di kediaman Kaltsum bin Hidmi dan mendirikan masjid yang dinamakan Masjid Quba.

Masjid ini dibangun oleh Rasulullah SAW dan para sahabat pada tahun pertama Hijriah, terletak di selatan barat kota Madinah dengan jarak kurang lebih 3 kilometer dari masjid Nabawi. Di dalam masjid tersebut terdapat sumur milik Abu Ayub Al Anshori yang dikenal dengan sumur Mubarak Annaqoh yaitu tempat pemberhentian unta Rasulullah SAW ketika masuk ke kota Madinah.

Diriwayatkan dari Ibnu Abi Khaitsumah, ketika membangun Masjid Quba, Rasulullah SAW adalah orang yang pertama meletakkan batu di tempat kiblatnya, kemudian diikuti oleh Abu Bakar, Umar dan sahabat-sahabat lainnya. 

Setelah nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah untuk mengubah arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram, Rasulullah SAW membangun kembali Masjid Quba dengan menyesuaikan arah kiblat sesuai perintah wahyu.